Suara.com - Polda Metro Jaya bakal menerjunkan 10 ribu personel gabungan untuk pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru. Jumlah tersebut berasal dari jajaran TNI-Polri serta dibantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Jumlah personel kami libatkan 10 ribu orang, gabungan dari TNI, Polri dengan pemprov DKI seperti dari Satpol PP, Dishub dan pemadam kebakaran, itu yang nanti kita libatkan," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy di Polda Metro Jaya, Senin (16/12/2019).
Gatot menuturkan, personel tersebut bakal dikerahkan sebelum dan sesudah perayaan natal dan peringatan tahun baru.
"Tentu kami mengamankan kegiatan natal dan tahun baru ini sebelum pada saat dan pascanya, itu kami lakukan," kata Gatot.
Nantinya, pengamanan akan dilakukan di sejumlah tempat ramai. Untuk itu, kata Gatot, pihaknya bakal melakukan gelar pasukan pada Kamis (19/12/2019).
"Nanti tangal 19 kami melaksanakan kegiatan gelar pasukan, untuk kesiapan personel kami dan peralatan-peralatan untuk pengamanan natal dan tahun baru," kata dia.
Ia berharap pengamanan di penghujung tahun ini berjalan lancar, sehingga situasi aman. Selain itu, Gatot mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga keamanan.
"Kami berharap situasinya aman, damai, sejuk, dan lancar semuanya. Kegiatan beragama juga aman, tempat hiburan juga aman, kita mengamankan, nanti kami bersama-sama, kami imbau juga komponen masyarakat untuk ikut mengamankan kegiatan natal," tutup Gatot.
Baca Juga: Tabrak Nenek Aisyah hingga Tewas, Pengemudi Harley Resmi Ditahan Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional