Suara.com - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap dua orang terduga teroris di Kenagarian Baringin, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten tanah Datar, Sumatera Barat, Jumat (20/12) malam.
Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan, dua terduga teroris masih diperiksa secara intensif.
"Kedua terduga teroris itu berinisial HM dan DG," kata Stefanus seperti diberitakan Antara, Minggu (22/12/2019).
Stefanus mengakui, pihaknya belum mendapat secara perinci data terkait dengan dua terduga teroris itu.
"Begitu juga untuk barang bukti yang disita Densus 88 dari penangkapan," katanya.
Ia mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak Densus 88. Mereka mengatakan masih dalam tahap pengembangan.
"Untuk sementara, hanya itu yang bisa saya sampaikan," katanya
Pengungkapan dua terduga teroris ini, kata Stefanus, akan disampaikan secara resmi oleh Mabes Polri di Jakarta.
Namun, dia juga belum mengetahui kapan akan dilakukan jumpa pers tersebut
Baca Juga: Sebelum Ditangkap Densus, Terduga Teroris Sleman Sempat ke Luar Negeri
"Akan jumpa pers nanti di Mabes. Kedua terduga teroris itu masih dalam tahap pemeriksaan," katanya.
Ia mengatakan, pemeriksaan terhadap kedua orang tersebut masih di wilayah Sumbar. Menurut dia, para terduga teroris juga belum dibawa ke Jakarta.
"Pemeriksaan dilakukan di Sumbar. Akan tetapi, bukan di Polda, ada tempat khusus," kata Kombes Stefanus.
Berita Terkait
-
Fakta di Balik Larangan Natal di Sumatera Barat
-
5 Fakta Larangan Perayaan Natal Umat Kristiani di 2 Kabupaten Sumbar
-
Ada Umat Kristiani Dilarang Rayakan Natal, Rustam: Presiden dan Menag Diam?
-
Umat Kristen di Sumatera Dilarang Rayakan Natal, Istri Gebuki Suami Stroke
-
Umat Kristen di 2 Kabupaten Sumatera Barat Dilarang Rayakan Natal
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka
-
Anggota DPR Minta Impor 105 Ribu Pickup India Dibatalkan: Ini Dirancang Diam-diam
-
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK