Suara.com - Diduga asyik berduan melakukan hubungan layaknya suami istri, dua sejoli di Kota Pariaman, Sumatera Barat digerebek oleh pamannya sendiri.
Kasi Penyidik Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Pariaman, Alrinaldi mengatakan, peristiwa penggerebekan itu terjadi pada Rabu (25/9/2019) sekitar pukul 11.00 WIB. Lokasinya berada di sebuah rumah, di dekat Rumah Pemotongan Hewan (RTH), Kelurahan Kampung Perak, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman.
"Sebelumnya, kami mendapatkan laporan dari masyarakat, bahwa ada sepasang kekasih yang sedang melakukan hubungan layaknya suami istri di sebuah rumah di lokasi tersebut," ujar Alrinaldi, dilansir Covesia.com (jaringan Suara.com), Rabu (25/9/2019).
Dari laporan itu, Satpol PP Kota Pariaman langsung mendatangi lokasi kejadian dan menemukan sejumlah barang bukti.
"Di lokasi kami menemukan bercakan darah dan cairan diduga sperma di kasur tempat mereka melakukan hubungan intim. Selanjutnya mereka berdua kami bawa ke Mako Satpol PP," ungkap Alrinaldi.
Alrinaldi menyebutkan, dua orang yang diamankan tersebut, yaitu laki-laki berinisial RH (18) warga Kota Pariaman. Sedangkan wanitanya berinisial RS (24) asal Padang Pariaman.
"Kepada kami, sepasang kekasih ini mengatakan, bahwa mereka ini berpacaran semenjak habis lebaran kemarin, dan melakukan hubungan layak suami istri itu, sudah tiga kali dalam waktu yang berbeda," katanya.
Alrinaldi menambahkan, atas kejadian tersebut, pihak penyidik melakukan pemanggilan terhadap orangtua keduanya. Hasil keputusan dari pihak laki-laki ia bersedia mempertangungjawabkan perbuatanya serta berjanji akan menikahi RS ini.
"Sedangkan pihak dari orangtua yang perempuannya juga menginginkan untuk anaknya dinikahi. Ia sepakat tidak melanjutkan ke ranah pidana," imbuh dia.
Baca Juga: Geger, Warga Gerebek Pasangan Sejenis Dosen dan Mahasiswa di Padang
Tag
Berita Terkait
-
Istri Grebek PNS Pemkab Sumenep saat Asik Selimuti Bidan di Homestay
-
Bejat! Perempuan di Bawah Umur Digilir Empat Remaja di Gudang Pembuat Bata
-
Germo Todong Pistol ke Petugas Satpol PP di Tangerang, Saat Razia Mesum
-
Istri Keciduk Mesum sama Tukang Buah, Bejo Ngamuk di Markas Satpol PP
-
Niat Ingin Indehoy Dengan Selingkuhan, Upik Malah Kepergok Sahabat Suaminya
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar