Suara.com - Peringati 77 Tahun Taufiq Kiemas, Yasonna Laoly Kenang Empat Pilar
Tepat akhir Desember, mendiang Taufiq Kiemas—Ketua MPR RI periode 2009 – 2014—berulang tahun ke 77 tahun.
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengenang empat pilar kebangsaan yang dikembangkan Taufiq semasa memimpin MPR.
Dalam peringatan hari kelahirannya yang jatuh pada 31 Desember, PDI Perjuangan menggelar tahlilan di makam Taufiq di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (31/12/2019).
Yasonna ikut hadir dan memberikan testimoni ketika masih menjadi bagian dari parlemen yang dipimpin Taufiq Kiemas.
"Saya ketua fraksi pada saat itu dan anak-anak didik beliau lah, ikut hadir di situ memberikan respek doa, agar beliau dapat diterima di sisi-Nya," kata Yasonna.
Sebagai generasi penerus, Yasonna mendapatkan pelajaran dari sosok mendiang Taufiq soal prinsip-prinsip dan perjuangan nasionalisme. Tak lupa juga dedikasinya mempertahankan ideologi, konstitusi, kebhinekaan serta keutuhan NKRI.
Kemudian Yasonna juga tidak lupa dengan program empat pilar MPR RI. Empat pilar MPR RI tersebut disosialisasikan berdasarkan amanat Pasal 5 huruf a dan huruf b, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2014.
"Zaman beliau lah program empat pilar itu, empat pilar kebangsaan kita betul-betul digulirkan di seluruh Tanah Air," ujarnya.
Baca Juga: Wartawan Dilarang Liput Tahlilan Taufiq Kiemas, Kenapa?
"Sebagai bangsa, kita harus terus menjaga kesatuan kita, betul-betul memperkokoh ideologi, menjalankan konstitusi negara, menjalankan kebhinekaan itu, sebagai penghormatan dan doa kami datang kemari," kata dia.
Berita Terkait
-
Wartawan Dilarang Liput Tahlilan Taufiq Kiemas, Kenapa?
-
Wartawan Tak Diperbolehkan Liput Tahlilan Mendiang Taufiq Kiemas
-
Sel Setnov Masih Mewah, ICW Minta Jokowi Copot Menkumham Yasonna Laoly
-
Menteri Yasonna: Kemenkumham Rampungkan 24 UU dari 50 RUU Pada 2019
-
Pemerintah Usul 15 RUU Masuk Prioritas Prolegnas 2020, Ada RUU KUHP
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Berlumur Lumpur ke Pengadilan: Mengapa Masyarakat Adat Malind Menggugat Proyek Jalan PSN di Merauke?
-
Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru Madrasah Secara Bertahap Mulai Pekan Ini
-
Bareskrim Polri Kembali Periksa Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Toraja Senin Depan!
-
Sisi Gelap Fast Fashion: Industri Fesyen Penyumbang 10 Persen Emisi Global, Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Waspadai Sikap Ngawur Donald Trump, Pakar UGM Sarankan Diplomasi Halus Terkait Ide Keluar dari BoP
-
Ikut Terima Uang, Suami dan Anak Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Akan Dipanggil KPK
-
AHY Bicara ke Gen Z: Kota Boleh Global, Tapi Harus Tetap Berakar pada Identitas Lokal
-
Investasi Emas Digital Kian Diminati Generasi Muda, Pegadaian Perkuat Layanan Lewat Integrasi PRIMA
-
Gejolak Timur Tengah Jadi Sorotan! IKA-PMII Undang Wamenkeu Bahas Dampak Ekonomi Nasional
-
Minta RI Keluar dari BoP Bentukan Trump, Anies Singgung Pelopornya Melanggar Hukum Internasional