Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kerja bakti bersama warga Jalan Kerja Bakti, Kelurahan Makasar, Jakarta Timur, pada Minggu (5/1/2020). Anies bersama warga membersihkan sampah dan lumpur yang terbawa banjir.
Di saat Anies bersama jajarannya tengah mengangkat sampah dan lumpur yang menyumbat selokan, Anies diajak membuat video blog di media sosialnya alias ngevlog oleh satu warga bernama Rodiyah.
Rodiyah dengan antusias menyambut positif tindakan Anies yang mengenakan rompi oranye, topi, dan sarung tangan oranye yang tanpa ragu mengambil sampah dalam lumpur.
Bahkan dia menyebut tindakan Anies itu mencerminkan seorang pemimpin. Apalagi saat itu gerimis mengguyur lokasi.
"Gubernur gue nih! Sehat-sehat terus ya pak, selalu dalam lindungan Allah. Good bener, mantap," ujar Rodiyah.
Hujan deras sejak 31 Desember 2019 malam hingga 1 Januari 2020 pagi menyebabkan banjir di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) sehingga ribuan orang harus mengungsi.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta pada Sabtu (4/1/2020) pukul 18.00 WIB, masih ada 54 RW yang terendam banjir dengan rincian Jakarta Utara tujuh RW, Jakarta Barat 36 RW dan Jakarta Selatan delapan RW.
Untuk Jakarta Timur tiga RW. Jumlah pengungsi masih tersisa 5.184 jiwa tersebar di 25 lokasi pengungsian. (Antara)
Baca Juga: Anak Korban Banjir Jakarta Boleh Tak Pakai Seragam saat Sekolah
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan
-
Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun
-
Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas
-
Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka