Suara.com - Warga Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur berharap pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan bantuan uang tunai kepada korban banjir. Mereka mengeluh lantaran kekinian hanya mendapat bantuan berupa mie instan.
Lela (43) warga Kampung Pulo, RT 1/ RW 3 mengaku semenjak menjadi korban banjir di awal Tahun 2020 hanya mendapat satu kali bantuan. Itupun, kata dia, hanya berupa mie instan dan biskuit.
"Bantuan baru sekali kita terima, nggak tau kalau dari sananya gimana. Tapi kita selama banjir ini baru satu kali, supermi empat biji, pampers dua, sama biskuit," kata Lela, Minggu (5/1/2020).
Lela pun berharap Pemprov DKI Jakarta bisa segera memberikan bantuan uang tunai. Bantuan berupa uang tunai itu dinilai Lela sangat dibutuhkan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan mereka saat ini.
"Jangan mie mulu sesekali mentahnya kek," katanya.
"Mentahnya aja, kalau mentahnya kan kita bebas kita mau gunainnya," imbuh Lela.
Ia juga mengatakan, selama berada di tenda pengungsian memang disediakan makanan. Namun, tak jarang dirinya harus mengantre, bahkan tak kebagian karena kehabisan.
"Mau makan juga mesti antre, itu juga kalau kebagian," katanya lagi.
Baca Juga: Anies Baswedan Digugat Karena Dinilai Lalai Tanggulangi Banjir Jakarta
Tag
Berita Terkait
-
Anies Baswedan Digugat Karena Dinilai Lalai Tanggulangi Banjir Jakarta
-
Banjir Jakarta Surut, Warga Kampung Pulo Pilih Tinggal di Pengungsian
-
Viral Video Pedagang Sayur Jualan saat Banjir, Seperti Pasar Apung
-
Meski Diguyur Hujan, Warga dan Mahasiswa Kerja Bakti Bersihkan Sisa Banjir
-
Indonesia Dilanda Cuaca Buruk, Ini Jadwal dan Lokasinya
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global
-
Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan
-
Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR
-
KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum
-
Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan
-
Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?
-
Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
-
Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU
-
Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI
-
Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat