Suara.com - Kasus pembunuhan sadis menimpa seorang lansia di Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar). Mirisnya, lansia yang diketahui bernama Anas (87) dibunuh dan dimutilasi anaknya sendiri, Rinaldi (50).
Peristiwa tersebut membuat gempar masyarakat sekitar. Menurut Kasat Reskrim Polres Padang Panjang AKP Hidup Mulya, Anas yang merupakan Warga Jorong Bintungan, Nagari Panyalaian Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar dibunuh Rinaldi sekitar pukul 14.30 WIB.
Hidup mengemukakan korban dihabisi anaknya sendiri di depan SDN 13 Bintungan. Saat melakukan pembunuhan, kata Hidup, pelaku diduga tengah mengalami kesurupan.
"Dugaan sementara pelaku mengalami kesurupan. Namun demikian, untuk memastikannya kita akan melakukan pendalaman," katanya saat dikonfirmasi Klikpositif.com-jaringan Suara.com pada Senin (13/1/2020).
Hidup mengemukakan, saat ini pelaku sudah ditangkap petugas.
"Saat ini pelaku sudah diamankan di Polres Padang Panjang, sementara jasad korban divisum di RSUD Padang Panjang."
Sementara itu, Kapolres Padang Panjang AKBP Sugeng Hariadi menambahkan, ketika peristiwa terjadi, korban dalam keadaan sakit dan sedang beristirahat di kamarnya.
"Pelaku sebelumnya mengalami kesurupan sehingga pada hari ini dilakukan pengobatan alternatif oleh orang pintar, setelah diobati pelaku mulai tenang dan keluarga lainnya mengantar 'orang pintar' tersebut pulang," katanya saat dihubungi Klikpositif melalui pesan WhatsApp, Senin (13/1/2020).
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT