Suara.com - Model Jepang Kato Sari membuat heboh publik setelah mengumumkan perceraiannya dengan sang suami. Alasan ia bercerai lantaran sang suami sudah jatuh bangkrut sehingga ia tak lagi mencintainya.
Dialihbahasakan dari Line Today Japan, Rabu (15/1/2020), kisah cinta Kato Sari dan suaminya yang bekerja sebagai manajer perusahaan real estate berawal pada Mei 2019. Selama merajut kasih, Kato Sari telah menghabiskan uang sang mantan suami hingga 100 juta Yen atau sekitar Rp 12 miliar dalam kurun waktu tiga bulan.
Sang mantan suami melamar Kato Sari dengan menghadiahkan cincin pertunangan seharga 3 juta Yen atau sekitar Rp 374 juta. Keduanya memutuskan menikah pada September 2019.
Tak sampai disitu, Kato Sari juga menghabiskan uang untuk membeli beragam barang mewah, mulai dari tas, pakaian bermerek hingga mobil mewah.
Tak lama setelah menikah, sang mantan suami menegur kebiasaan mewah Kato Sari yang dianggap sebagai pemborosan. Sang mantan suami mengaku sudah tak memiliki banyak uang karena perusahaan tempatnya bekerja mengalami masalah keuangan.
Pengakuan dari sang mantan suami membuat Kato Sari marah dan kecewa. Ia menilai sang mantan suami telah menipunya lantaran ia memberikannya banyak uang saat berpacaran namun ketika menikah justru sebaliknya.
"Lalu apa gunanya aku menikahinya? Dia hanya menipu saya untuk menandatangani surat-surat," kata Kato Sari.
Tak hanya itu, Kato Sari secara terang-terangan menyatakan ia tak lagi tertarik dengan suaminya lantaran ia telah jatuh miskin. Tak lama kemudian ia memutuskan untuk menceraikan sang suami pada 10 Januari 2020.
"Aku tak tertarik dengan pria miskin. Kebahagiaan dapat dibeli dengan uang. Aku menikah untuk mendapatkan uang," tuturnya.
Baca Juga: Raja - Ratu Kerajaan Agung Sejagat Titahkan Tiap Pengikut Setor Rp 30 Juta
Pernyataan Kato Sari itu sontak menjadi bahan perbincangan publik. Kekinian, Kato Sari diketahui sedang menjalin hubungan dengan pria baru.
Berita Terkait
-
Gelar Sayembara, Konglomerat Jepang Cari Pacar untuk Dibawa ke Bulan
-
Ungkit soal Hujan, Selfie Dubes Jepang untuk Indonesia ini Jadi Sorotan
-
Berdandan Seperti Anak Perempuan, Aslinya Laki-laki Berusia 40 Tahun
-
Jokowi Undang Kaisar Jepang ke Indonesia, Poin Ini yang Akan Dibahas
-
Konglomerat Jepang Hadiahkan Rp 125 Miliar ke Follower demi Retweet
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ahli UMJ Sebut Penggeledahan Rumah Febrie di Sentul Tetap Sah, Wilayah Hukum Bukan Penghalang
-
Aging Population dan Gen Z yang Terjepit Generasi Sandwich
-
Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Nabire, Dua Pesawat Batal Beroperasi
-
Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani Raih Gelar Doktor dari Universitas Indonesia
-
Kalimantan Membara, Ridwan Andi Wittiri Desak Evaluasi Total Karhutla: Ini Soal Nyawa Rakyat
-
Viral Kuskus Waigeo di Atas Pohon Tumbang: Saat Hutan Habitat Satwa Endemik Papua Menyusut
-
Bung Ropan Ubah Pernyataan soal Rizky Ridho, Peluang ke Timnas Indonesia Masih Terbuka
-
Sempat Ingin Berhenti demi Orang Tua, Kasman Kini Jadi Jembatan Bahasa di Industri Nikel Obi
-
Siapkan 1.000 Pengacara dan Digitalisasi Data, PPP Mulai Panaskan Mesin Hadapi Pemilu 2029
-
Hadirkan CFX Cryptalk dan CFX Seaside Mixer, Ekosistem CFXM Dorong Sinergi Industri Aset Digital