Suara.com - Konglomerat Jepang, Yusaku Maezawa, kembali mencuri perhatian dunia setelah ia menggelar sayembara mencari pacar yang akan diajaknya untuk berpetualang ke bulan. Sayembara itu sendiri akan disiarkan oleh televisi Jepang sebagai tayangan dokumenter.
Maezawa, pengusaha fashion terkemuka Jepang, mencari perempuan lajang berusia di atas 20 tahun untuk dijadikan kekasih. Perempuan terpilih tidak cuma dipacarinya, tetapi juga akan diajak pergi ke bulan menumpang pesawat antariksa SpaceX.
"Saat perasaan sepi dan kosong semakin menghantui saya, ada satu hal yang saya pikirkan: terus mencintai satu orang perempuan," tulis Maezawa dalam website yang khusus dibuat untuk sayembara tersebut.
"Saya ingin menemukan teman hidup. Dengan pasangan masa depan itu, saya ingin mengumandangkan cinta kami dan perdamaian dunia dari luar angkasa," imbuh dia.
Maezawa akan menjadi orang sipil pertama yang pergi ke luar angkasa, jika rencananya perjalanannya bersama SpaceX ke Bulan terwujud pada 2023.
Sebelumnya Maezawa diketahui berpacaran dengan Ayame Goriki, aktris Jepang berusia 27 tahun. Tetapi rencananya itu gagal karena keduanya putus.
Selai mencari perempuan lajang berusia di atas 20 tahun, Maezawa juga punya syarat khusus untuk calon kekasihnya: harus tertarik pergi ke luar angkasa, bersedia mengikuti persiapan untuk perjalanan luar angkasa tersebut, harus cinta perdamaian.
Pendaftaran untuk mengikuti sayembara itu akan ditutup pada 17 Januari pekan ini dan Maezawa akan mengumumkan pemenangnya pada akhir Maret.
Sebelum sayembara mencari kekasih ini, Maezawa ada awal Januari telah mencuri perhatian dengan menggelar aksi bagi-bagi duit sebesar 1 miliar yen untuk para follower-nya di Twitter.
Baca Juga: Awas, Yupiter Tembak Bumi dengan Asteroid dan Komet
Berita Terkait
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Dinilai Disfungsional, Terkesan Tak Percaya Polda Jabar
-
Tangkap Begal Dapat Rp50 Juta, Wamendagri Wanti-wanti Dedi Mulyadi Soal Koridor Hukum
-
Wamendagri Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Harus Tetap Sesuai Hukum
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi: Solusi Keamanan atau Jalan Menuju Main Hakim Sendiri?
-
Sayembara Cocok untuk Buronan Kakap, Jangan Berlakukan Bagi Begal dan Copet
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung
-
Perempuan UMKM Harus Berani Naik Kelas, Belajar Branding hingga Strategi Bisnis