Suara.com - Berdasarkan hasil musyawarah dan kesepakatan keluarga, jenazah Bupati Boven Digoel, Benediktus Tambonop, dimakamkan di Merauke pada Jumat (17/1/2020) pekan ini.
"Atas nama pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Boven Digoel, kami menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum," ujar Wakil Bupati Boven Digoel, Chaerul Anwar, kepada sejumlah wartawan, sebagaimana dilansir Jubi (jaringan Suara.com), Rabu (15/1/2020).
Ia mengatakan, pihaknya juga telah menyampaikan kepada keluarga jika diperkenankan, almarhum dibawa ke Boven Digoel untuk disemayamkan semalam, sebelum dikebumikan di Merauke.
"Pertimbangannya karena beliau masih bupati aktif dan masyarakat berhak dan pantas memberikan doa serta penghormatan terakhir kepada bupati kami," ujarnya.
Pihak keluarga, kata Chaerul, menerima harapan Pemkab Boven Digoel. Namun keputusan keluarga almarhum tetap disemayamkan di Merauke hingga penguburan nanti.
"Olehnya kami berkoordinasi dengan keluarga lain yang masih ada Boven Digoel agar difasilitasi untuk ke Merauke. Sekarang dalam perjalanan ke sini,” katanya.
Menyangkut tempat pemakaman almarhum, sesuai permintaan keluarga, dilaksanakan di Taman Bahagia. Karena pasti ada beberapa pertimbangan dari pihak keluarga.
Sebelumnya, Wakil Bupati Merauke, Sularso, mengatakan, atas nama pemerintah dan masyarakat menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum Bupati Boven Digoel, Benediktus Tambonop, yang telah dipanggil Tuhan.
"Kita semua mendoakan agar almarhum diterima di sisi Tuhan," katanya.
Baca Juga: Polisi Tegaskan Bupati Boven Digoel Meninggal karena Sakit
Sebagaimana dilansir dari Antara, jasad Bupati Boven Digoel Benediktus Tambonop ditemukan pada Senin (13/1) pagi di salah satu hotel bintang lima di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Di mana sebelumnya, ia tengah mengikuti kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI Perjuangan di JIExpo sejak Jumat (10/1).
Menurut polisi, bupati 44 tahun itu diduga mengalami serangan jantung di kamarnya. Sebab saat diperiksa, di kamarnya banyak ditemukan obat-obatan untuk pengobatan jantung.
Berita Terkait
-
Polisi Tegaskan Bupati Boven Digoel Meninggal karena Sakit
-
Meninggal Usai Rakernas PDIP, Bupati Digoel Diterbangkan ke Merauke
-
Telepon Mendadak Terputus, Detik-detik Bupati Boven Digoel Tewas di Hotel
-
Sempat Hadiri Rakernas PDIP, Bupati Boven Digoel Tewas di Hotel Mercure
-
Evakuasi Penambang Emas Ilegal yang Lolos dari Maut, TNI Kirim Helikopter
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN
-
Dadan Hindayana Dicopot, Istana Jamin MBG Tetap Berjalan Normal
-
Dasco Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN: Dia Teruji di Lapangan
-
Alasan Prabowo Copot Pimpinan BGN: dari SOP hingga Kualitas Makanan
-
Kepala BGN Diganti, Dasco: DPR Apresiasi Pemerintah Dengar Aspirasi Rakyat
-
Profil Wakil Kepala BGN Baru Agustina Arumsari
-
Pemerintah Copot Dadan Hindayana Sebagai Kepala BGN, Anggota Komisi IX DPR: Pergantian Yang Wajar
-
Bukan Cuma Dadan Hindayana, Prabowo Juga Copot Dua Wakil Kepala BGN