Suara.com - Setelah publik dibuat heboh dengan kemunculan Kerajaan Agung Sejagat, kini muncul kelompok yang menamai mereka sebagai Sunda Empire. Kelompok ini memaksa agar semua orang ikut bergabung dalam kelompok, jika tidak maka akan mengalami kesialan seumur hidup.
Ancaman tersebut diabadikan dalam sebuah video orasi kegiatan Sunda Empire di Bandung, Jawa Barat. Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @makassar_iinfo tampak seorang pria mengenakan seragam layaknya militer berorasi di hadapan puluhan orang berseragam sama.
Pria yang berorasi itu menyebut bila kekuasaan negara-negara di dunia seperti Inggris dan Amerika Serikat akan berakhir pada 15 Agustus 2020. Sebelum kekuasaan itu berakhir, ia mengajak semua orang bergabung dalam Sunda Empire untuk mempersiapkan diri.
Tak hanya itu, ia mengancam orang-orang yang enggan bergabung dalam Sunda Empire maka akan dilanda kesialan. Ia akan memiliki utang seumur hidup hingga kiamat.
"Kita siapkan waktu itu dimana setiap orang hadir untuk memperpanjang negerinya atau kalau tidak mereka akan berhutang sampai dunia kiamat," kata pria itu seperti dikutip Suara.com, Jumat (17/1/2020).
Pria itu juga menegaskan Sunda Empire membuka diri bagi negara-negara lain untuk bergabung dan memaafkan kesalahan negara-negara tersebut. Ia menyebut kelompok mereka sebagai Kekaisaran Sunda Kekaisaran Matahari.
"Kita bisa mengampuni sistem penggunaan aset-aset bumi asal mereka ke Bandung mendaftar diri pada sistem imperium dunia namanya Kekaisaran Sunda Kekaisaran Matahari," ungkapnya.
Saat pria itu mengakhiri orasinya, para pengikutnya kompak memberikan tepuk tangan meriah.
Ada Totok 'Raja' Kerajaan Agung Sejagat di Sunda Empire
Baca Juga: Pengakuan Warga Soal Totok 'Raja' Keraton Agung Sejagat: Dulu Mirip Kuli
Kemunculan Sunda Empire menguatkan dugaan adanya keterkaitan dengan Totok Santoso Hadiningrat. Pria yang mengklaim dirinya sebagai raja di Kerajaan Agung Sejagat diduga terlibat dalam Sunda Empire.
Dari penelusuran Suara.com, dalam akun Instagram milik Totok Santoso @hrhtoto ia sempat mengunggah sebuah foto diduga saat menghadiri kegiatan Sunda Empire.
Dalam foto yang diunggah pada 9 Maret 2017 itu, tampak Totok berada di ruangan serba guna dengan mengenakan seragam mirip militer berwarna abu-abu. Di sekitar Totok juga mengenakan seragam yang sama.
Waktu unggahan foto tersebut juga hanya berselang sehari dengan perhelatan aktivitas Sunda Empire, yakni pada 8 Maret 2018 silam.
Dari temuan bukti foto-foto yang berhasil didapatkan itu, diduga ada keterkaitan antara Sunda Empire dengan Kerajaan Agung Sejaga.
Berita Terkait
-
Diusir dari Asrama Wyata Guna, Mahasiswa Tunanetra Tidur di Trotoar
-
Geger Sunda Empire, Gubernur Jenderal Nusantara Klaim Bawa Misi Penting
-
Warga Tamansari Makin Terintimidasi, Ekskavator Mulai Diparkirkan
-
Jejak Totok Raja Keraton Agung Sejagat Terendus ke Kelompok Sunda Empire
-
Kerangka Manusia di Sofa Gegerkan Bandung, Diduga Tewas Lebih dari 4 Bulan
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional