Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dituding menumpang acara bakti sosial (baksos) yang dilakukan di Kampung Tanah Merah, Koja, Jakarta Utara pada Sabtu (18/1/2020). Panitia acara membantah hal itu dan memberikan klarifikasi.
Tudingan ini bermula dari unggahan akun Twitter @kurawa yang diunggah pada Minggu (19/1/2020).
Akun @kurawa menulis, "Lagi viral Gabener gak modal, numpang acara baksos LSM orang. Coba lihat satu tangannya "ON Cam" pegang telur seolah-oleh telurnya dia eh maksudnya bantuan telur. Dibaca deh".
Acara bakti sosial itu didukung oleh Lions Club yang membagikan telor untuk warga Tanah Merah.
Unggahan dari akun @kurawa ini mendapatkan 3.900 like dan 2.300 retweet pada Selasa (21/1) siang.
Namun Organisasi Forum Komunikasi Tanah Merah Bersatu (FKTMB) selaku panitia acara membantah tudingan tersebut.
Melalui akun Twitter @fktmb, FKTMB memberikan klarifikasi yang diunggah dalam cuitan pada Minggu (19/1).
"Kami atas nama panitia mengklarifikasi bahwa kehadiran Gubernur Anies Baswedan hadir karena undangan warga Tanah Merah dan panitia, jadi tidak benar kalau pak Gubernur memanfaatkan acara baksos yang digoreng kader PSI @kurawa," tulis @fktmb.
Mereka juga menunjukkan foto karangan bunga ucapan selamat atas HUT Tanah Merah ke-7 dengan nama Anies Baswedan di sana.
Baca Juga: Ketum PSSI Buka Peluang Pakai Apparel Lokal untuk Jersey Timnas Indonesia
FKTMB sangat menyayangkan pihak-pihak yang tidak ada di tempat tapi sengaja membuat opini menyesatkan. Mereka juga menunjukkan undangan resmi untuk Anies.
Panitia acara, melalui FKTMB, bahkan berencana mengembalikan telur sumbangan dari Lions Club apabila bantuan itu dijadikan ajang untuk menfitnah warga.
Berita Terkait
-
Beri Syarat Khusus, Anies Tak Peduli Siapa pun yang Jadi Wagubnya
-
CEK FAKTA: Warga Negara Israel Ikut Gugat Anies Baswedan Akibat Banjir?
-
Tebang 190 Pohon Revitalisasi Monas, Ferdinand: Gubernurnya Gagal Fokus
-
Gegara Anies Belum Dapat Wagub, Mahasiswa Layangkan Gugatan ke MK
-
Jakarta Raih Honorable Mention di AS, Hanura: Bukan karena Anies
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
3 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Agustus 2026, Besok Minggu Datang Hoki
-
Review Viva Moisturizer Gel Glowing White, Pelembap Rp30 Ribuan Atasi Kulit Kering dan Kusam
-
James Riady Pastikan Mal Lippo Tak Dipagari
-
Forrest Gump: Kebijaksanaan Emosional di Tengah Turbulensi Sejarah
-
Berapa Daya Listrik Kulkas Mini Portable? Cek Penjelasan dan Rekomendasi Produknya
-
3 Pilihan Sepatu Lari Lokal untuk Tempo Run Terbaik, Kualitas Setara Brand Luar Negeri
-
Tak Ingin Jakarta Hilang Akar, Pramono Jani Perkuat Lembaga Adat Betawi
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Review Novel Hyouka: Misteri Sederhana yang Menyimpan Rahasia 33 Tahun
-
Profil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Eks Petinggi BUMN yang Terjaring Operasi KPK