Suara.com - DKI Jakarta diganjar penghargaan Honorable Mention di ajang Sustainable Transport Award 2020.
Penghargaan diberikan pada ajang Malam Penganugerahan STA 2020 di Walter E. Washington Convention Center, Washington DC, Amerika Serikat, Selasa, (14/1/2020) waktu setempat.
Gubernur Jakarta, Anies Baswedan seperti dikutip dari Ayojakarta.com--jaringan Suara.com, Jumat (17/1/2029) menyampaikan, penghargaan itu berkat usaha Jakarta dalam memperluas sistem BRT, Transjakarta, integrasi antarmoda transportasi (JakLingko), dan peningkatan fasilitas pejalan kaki dan akses menuju stasiun dan halte angkutan umum. Serta kenaikan pesat jumlah penumpang TransJakarta hingga 200 persen dalam waktu kurang dari 3 tahun.
Namun, Ketua DPP Partai Hanura, Inas Nasrullah Zubir, menyatakan Jakarta bisa meraih penghargaan tersebut bukan karena jasa Anies.
Ia jelaskan, secara sederhana sustainable transportation atau transportasi berkelanjutan bisa diartikan sebagai infrastruktur transportasi yang terintegrasi di dalam wilayah perkotaan sebagai penggerak perekonomian.
"Lalu yang menjadi pertanyaan, apakah infrastruktur transportasi tersebut bisa dibangun dalam 2 tahun kepemimpinan Anies? Omong kosong bukan?" kata Inas lewat pesan WhatsApp.
Ia kemudian merinci, pengadaan KRL dimulai di era Gubernur Sutiyoso dan tuntas di era Fauzi Bowo. Lalu, penataan, perencanaan dan pembangunan jalur busway dimulai tahun 2004 dan tuntas semua di tahun 2017.
Sedangkan pembangunan MRT diprakarsai oleh Jokowi (ketika masih Gubernur Jakarta) dan diresmikan di era Anies. Adapun pembangunan LRT dikerjakan di era Gubernur Basuki Purnama alias Ahok, dan diresmikan di era Anies.
"Jadi kalau kita lihat bahwa Anies tidak merencanakan apapun bagi pembangunan transportasi berkelanjutan atau dengan kata lain tidak ada inovasi baru yang menambah dukungan kepada transportasi berkelanjutan," kata dia.
Baca Juga: Membantah, Fahira Sebut Dewi Tanjung Cs Diserang Simpatisan Anies yang Lain
Maka, menurut Inas, penghargaan transportasi perkotaan tingkat dunia bukan diberikan kepada Anies, melainkan kepada Kota Jakarta menyusul adanya progam infrastruktur berkelanjutan yang dibangun oleh para gubernur sebelum Anies.
"Sorry Anies, you did nothing for Jakarta," kata dia.
Berita Terkait
-
Desak Anies Lengser, Sekda DKI: Harusnya Abu Janda Gugat Ridwan Kamil
-
Viral Remaja Ngaku Dibayar Ikut Demo Anies, Abu Janda Ungkap Hal Lain
-
Didesak Mundur, PKS Sebut Masalah Banjir Bukan Hanya Salah Anies Saja
-
Rocky Gerung: Seharusnya yang Selesaikan Banjir Bukan Anies Tapi Jokowi
-
Dewi Tanjung Dkk: Ayo Ibu-ibu Lempar Tomat ke Anies Biar Kapok
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga