Suara.com - Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya akan mulai memberlakukan sanksi bagi sepeda motor yang terekam kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) melanggar lalu lintas di Jakarta. Penerapan sanksi tilang itu akan dimulai per 1 Februari 2020.
Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri mengatakan seluruh ruas jalan yang sudah terpasang kamera ETLE juga akan mencatat pelanggaran sepeda motor khususnya yang masuk ke busway.
"Mulai 1 Februari 2020 Ditlantas Polda Metro Jaya akan menerapkan ETLE untuk mendeteksi pengendara sepeda motor yang melanggar marka dan tidak menggunakan helm," kata Fahri saat dihubungi, Minggu (26/1/2020).
Dia menyebut, penindakan ETLE di busway memang sudah dilakukan dengan mengirimkan surat tilang ke pelaku pelanggaran.
Namun, dari 100 pelaku pelanggaran yang tertangkap sekitar 70 pelanggara adalah sepeda motor.
“Pelaku pelanggar sepeda motor belum diberikan surat tilang, tapi memang kami akui untuk pelanggar atau penyerobotan jalur busway yang paling banyak sepeda motor,” katanya.
Berdasarkan catatan Ditlantas, beberapa ruas jalan yang memang sering terjadi penyerobotan seperti Jalan Raya Daan Mogot, Hasyim Ashari dan Warung Buncit.
"Karena itu, tindakan sementara kita lakukan sterilisasi secara konvensional dengan tilang, sambil berjalannya pengembangan ETLE ke jalur transjakarta yang saat ini sudah terpasang di dua titik koridor VI yaitu halte imigrasi dan duren tiga,” pungkasnya.
Baca Juga: Masjid di Deli Serdang Diamuk Massa, Polisi: Itu Bukan Masalah Agama
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah