Suara.com - Jajaran Polsek Metro Taman Sari telah meringkus YAT (37), perempuan misterius yang menyerang korban bernama Novita Geraldine di jembatan penyeberangan oran (JPO) dekat Halte Olimo, Mangga Besar, beberapa waktu lalu.
Kapolsek Metro Taman Sari AKBP Abdul Ghafur menyebut, pelaku diduga menyayat leher korban menggunakan kuku bagian telunjuk. Sebelumnya, viral di media sosial jika korban diduga dianiaya dengan menggunakan silet.
"Dari hasil interogasi, YAT ini mengakui perbuatannya yang dilakukan terhadap korban lantaran sedang kesal. Sehingga dia melampiaskan kekesalannya dengan mencakar bagian belakang leher korban," kata Ghafur, Selasa (28/1/2020).
Ghafur menyebut, kasus ini terungkap seusai korban mengunggah foto luka di akun Twitternya. Selanjutnya, korban membuat laporan ke Polsek Metro Taman Sari.
Berangkat dari laporan tersebut, polisi mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Kanit Reskrim Polsek Metro Taman Sari Kompol Rango Siregar menyebut, pihaknya meringkus pelaku tak jauh dari lokasi kejadian.
"Kami berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku berdasarkan informasi dari warga sekitar lokasi, keterangan dari korban dan dari rekaman CCTV," kata Ranggo.
"Berangkat dari hasil temuan informasi tersebut, anggota kami langsung bergerak cepat untuk menelusuri tempat kejadian dan allhamdulilah pelaku berhasil kami amankan tidak jauh dari lokasi," sambungnya.
Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.
Baca Juga: Disekap Selama Satu Minggu, Komplotan Penculik di Pulomas Aniaya Korbannya
Berita Terkait
-
Wanita Diserang Silet Pelaku Misterius, TransJakarta: Bukan Kewenangan Kami
-
Polisi Ciduk Wanita Misterius Pelaku Serangan Silet di Halte Transjakarta
-
Jadi Korban Serangan Silet di Halte TransJakarta Olimo, Novita Lapor Polisi
-
Tak Terima Ditegur Saat Tawari Rokok kepada Siswi, Rivaldi Dipolisikan
-
Aniaya Satpam, Remaja Asal Selandia Baru Diciduk Polisi di Bali
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pasokan Minyak Dunia Anjlok 13 Persen Akibat Perang Timur Tengah Menurut Bos IMF
-
Nasib Lebanon di Ujung Tanduk, PM Nawaf Salam Harap Pakistan Bisa Tekan Israel Hentikan Serangan
-
Dunia Desak Israel Segera Berhenti Serang Lebanon
-
Donald Trump Minta Benjamin Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon Demi Kelancaran Gencatan Senjata
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai