Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengklaim adanya deskriminasi hukum di balik penangkapan penghina Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Fadli menilai penangkapan tersebut terkesan tebang pilih.
Hal itu disampaikan Fadli Zon ketika melalui akun Twitter pribadinya, @fadlizon. Ia menanggapi pertanyaan Ustaz Hilmi Firdausi mengenai perlakuan berbeda yang didapat penghina Risma dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Hilmi menyertakan artikel soal penangkapan penghina Wali Kota Risma dan unggahan akun Facebook Ade Armando soal meme Anies berwajah joker.
"Ada yang bisa menerangkan kepada saya kenapa perlakuan hukum yang beda ini bisa terjadi ??? Silahkan teman-teman (terutama) yang ahli dibidang hukum menjelaskan...please, saya mau komen objektif, jangan berdasar kebencian yaa," cuit @Hilmi28, seperti dikutip Suara.com, Minggu (2/2/2020).
Terkait pertanyaan itu, Fadli Zon pun memberi tanggapan. Ia menyebut dua kasus itu telah menunjukkan adanya deskriminasi hukum di Indonesia. Di mana, ia menilai hukum ditegakkan sesuai dengan selera penguasa.
Terlebih setelah mengetahui, oknum-oknum yang melontarkan hinaan kepadanya juga tidak ditangkap. Berbeda dengan kasus yang menyeret nama Risma.
"Realitas diskriminasi hukum di negeri ini. Sesuai selera penguasa. Dulu yang menghina, memfitnah, mengancam saya juga nggak ada yang ditangkap," ungkap Fadli.
Untuk diketahui, pemilik akun Facebook bernama Zikria Dzatil dicokok aparat kepolisian pada Jumat (31/1), setelah menghina Wali Kota Risma lewat media sosial.
Pelaku yang merupakan seorang perempuan diamankan saat malam hari tanpa perlawanan di tempat tinggalnya yang berada di Bogor, Jawa Barat.
Baca Juga: Teddy Sempat Kunjungi Makam Lina Jubaedah Usai Hasil Autopsi Keluar
Sebelumnya, akun tersebut dilaporkan ke polisi atas dugaan penghinaan dalam postingan yang dibuat pada tanggal 16 Januari 2020.
Akun tersebut menuliskan kalimat hinaan berisi ucapan yang menyamakan perempuan nomor satu di Surabaya dengan seekor katak betina. "Anjirrrrr.... Asli ngakak abis...nemu nih foto sang legendaris kodok betina", tulisnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Venezuela Mirip Zona Perang, Kisah Orianna Cari Ayahnya di Reruntuhan Gedung
-
Daftar 11 Rusun yang akan Dibangun Jakarta pada 2027, Ada di Mana Saja?
-
Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!
-
Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum
-
Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir
-
MBG 'Caplok' 29 Persen Dana Pendidikan, BEM UI Adukan Nasib Kampus ke MK: Listrik Sering Padam!
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit