Suara.com - Kepolisian Filipina mengamankan pasangan Jasmine Nelly dan Anthony Carrio, seusai keduanya bertindak mesum di Pulau Boracay, Provinsi Aklan pada siang hari.
Keduanya yang merupakan warga Inggris dan Australia, menolak untuk berhenti berhubungan badan meski telah didatangi oleh polisi.
Dialihbahasakan dari Ibtimes, Rabu (5/2/2020), Pulau Boracay menjadi destinasi wisata favorit keluarga di Filipina.
Saat Nelly dan Carrio bertindak mesum, banyak orang yang tengah berada di pulau tersebut. Para pengunjung yang risih kemudian meminta polisi untuk menangkap keduanya.
Namun anehnya, meski telah diborgol dan digelandang ke penjara, pasangan tersebut tetap saja cuek meneruskan ulah tak senonoh. Keduanya saling meraba-raba dalam kondisi mabuk.
"Mereka sangat mabuk, sehingga masih berusaha untuk menyelesaikan apa yang mereka lakukan di pantai," kata Kopral Joel Banga-ora.
Joel mengatakan, dirinya cukup khawatir setelah melihat orgam intim pasangan itu begitu terkekspos.
"Payudara wanita itu terbuka sepenuhnya dan penis pria itu terlihat. Mereka asyik satu sama lain sehingga tidak mengetahui apa yang terjadi di sekitar," imbuhnya.
Atas ulahnya, Nelly dan Carrio ditahan di Pos Polisi Malay Municipal. Kantor Kejaksaan di Aklan mendakwa mereka telah melakukan skandal berat.
Baca Juga: Sindikat Pembobol Rekening Ilham Bintang Jual SLIK OJK dan Bikin KTP Palsu
Selain dakwaan itu, Carrio juga dituduh telah bertindak tidak taat kepada pihak berwajib karena berusaha melarikan diri.
Sementara itu, mereka dijadwalkan akan menjalani persidangan dalam waktu dekat.
"Nama-nama itu telah dijadwalkan disidang pada Februari, meski tanggalnya belum pasti. Jika tak muncul dalam persidangan, mereka akan dilarang melakukan perjalanan ke Filipina," ucap Joel, memungkasi.
Nelly dan Carrio juga diharuskan membayar denda sebagai persyaratan bebas bersyarat sebesar 6.000 peso atau Rp 1, 6 juta.
Sementara Carrio mendapat tambahan denda 3.000 peso atau sekitar Rp 808.000 karena melawan polisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang