Suara.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berkomitmen untuk turut serta mengadakan Pembumian Mutiara-mutiara Pancasila, yang akan dilaksanakan di lebih dari 20 kampus di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Hal ini dilakukan dengan Kemendagri Goes To Kampus "Nasional is Me".
Ini merupakan kegiatan talkshow dengan tema “Pembumian Mutiara-Mutiara Pancasila”, yang akan disiarkan secara live dan serentak di 19 stasiun radio.
“Ada 19 stasiun radio yang sudah bekerja sama dan menyatakan siapa yang akan menyiarkan live talkshow secara serentak. Ini kami apresiasi, karena artinya, mereka berkomitmen untuk turut serta dalam Pembumian Mutiara-mutiara Pancasila,” kata Plt. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum, yang juga Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Bahtiar di Jakarta, Sabtu (8/2/2020).
Acara yang digagas oleh Kemendagri melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Politik dan Pemerintahan Umum ini, bekerja sama dengan Yayasan Bentang Merah Putih, untuk melibatkan generasi milenial di lebih dari 20 kampus di Jabodetabek. Upaya ini bertujuan untuk menanamkan nilai nasionalime sampai kepada akarnya, sehingga dapat menjadi pondasi yang kuat khususnya bagi generasi milenial
“Kami ingin menggali, mengarahkan dan mengembangkan nilai nasionalisme dalam pengembangan karakteristik generasi milenial, diantaranya melalui nilai-nilai seperti kepedulian, toleransi dan kebersamaan melalui pendekatan milenial,” jelas Bahtiar.
Adapun 60 menit live talkshow yang di siarankan serentak melalui:
1. Persatuan Radio Daerah se Indonesia
2. Radio Respon 93.0 FM Padang
3. Radio Harmoni 97.0 FM Makassar
4. Radio Heartline 91.7 FM Lampung
5. Radio Heartline 100.6 FM Jakarta
6. Radio Heartline 92.2 FM Bali
7. Radio Heartline 94.4 FM Samarinda
8. Radio DKJ 94.4 FM Samarinda
9. Radio DKJ 103.4 Lubuk Linggal
10. Radio Shalom 90.2 FM Tobelo Halmahera
11. Radio CWS 89.40 FM Manado
12. Radio Gala 107.8 FM Banyuwangi
13. Radio Elisa 103.9 FM Salatiga
14. Radio Bonafide 90.1 FM Tarutung
15. Radio SGFM Blitar
16. Radio Suara Kasih 99.5 FM Tarakan
17. Radio Pemulihan Kasih 96.5 FM Bajawa Flores
18. Radio Rassinda Karang Anyar Solo
19. Radio Shalom 107.7 FM Kediri, Jawa Timur. (*)
Berita Terkait
-
Kemendagri Undang 9 Universitas untuk Evaluasi Efektivitas Sistem Pilkada
-
Kemendagri Siap Dukung Penuh Kegiatan Nasional Is Me
-
Bertemu Wapres, Mendagri Bahas Soal Kerukunan Beragama
-
Pesan Kemendagri ke Calon Kepala Daerah: Jangan Gosok-gosok Isu SARA!
-
Kemenhub RI Pertimbangkan Kenaikan Tarif Ojek Online di Jabodetabek
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
Terkini
-
Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi
-
Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak
-
Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia
-
10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal
-
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK
-
Pangkalan AS di Kuwait Dihantam Iran, Taktik dan Jet Tua Jadi Kunci
-
Perang Belum Usai! Malam Ini Militer Iran Siaga Tempur Lawan AS-Israel
-
Kedubes Rusia Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Solidaritas Sumut dan Sumbar Hibahkan Rp287 Miliar untuk Pemulihan Aceh
-
Selesaikan Masalah Perkotaan, Wamendagri Bima Dorong Aglomerasi Berbasis Sektoral