Suara.com - Sebanyak 284 warga negara Indonesia (WNI) dan 1 warga negara asing (WNA) akan selesai menjalankan observasi serta karantinanya di Natuna, Kepulauan Riau pada 15 Februari mendatang. Menteri Kesehatan Agus Terawan Putranto mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan rapat koordinasi terkait teknis pemulangan.
Para WNI dan 1 WNA itu mulai menjalani observasi dan karantina setelah dijemput pemerintah pulang dari kota Wuhan, Provinisi Hubei, China. Mereka dijemput pulang untuk menghindari terkenanya virus novel Corona yang disebut berawal dari kota tersebut pada Minggu, 2 Februari lalu.
Dengan mengikuti standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelum berbaur dengan masyarakat, mereka harus menjalani observasi dan karantina selama 14 hari.
"Jadi Sabtu ini kalau tanggal 15 itu berarti selesai ya," kata Terawan di Grand Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (11/2/2020).
Namun Terawan mengungkapkan bahwa pihaknya hingga saat ini masih menjalani rapat koordinasi terkait teknis kepulangan dari mereka. Salah satu yang tengah dirundingkan yakni soal pesawat yang akan digunakan maupun tujuan kepulangan mereka.
"Karena itu mereka kan dari banyak daerah. Nanti kalau saya bilang pulang hari ini keluarganya sudah nunggu, dan ternyata pesawatnya sore nggak ada ya kan repot," ujarnya.
Berita Terkait
-
4 Penumpang Lion Air Rute Jakarta-Banjarmasin Diduga Terjangkit Corona
-
CEK FAKTA: Benarkah Puluhan Pasien Virus Corona Kejang-kejang?
-
Kunjungi Balitbangkes, WHO Akui Indonesia Mampu Deteksi Virus Corona
-
Virus Corona Disebut Sudah Ada Indonesia, Menkes Terawan: Menghina Itu!
-
Virus Corona Sudah Level Oranye, Penerbangan ke Singapura Belum Dilarang
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif
-
Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan
-
Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!
-
Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib
-
Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta
-
Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi
-
Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK
-
Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan
-
Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat
-
Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS