Suara.com - Asman Abnur mundur dari bursa pemilihan calon Ketua Umum DPP PAN periode 2020-2025. Hal itu disampaikan oleh Ketua Steering Commitee atau panitia pengarah (SC) Kongres V PAN, Eddy Soeparno.
Asman Abbur memutuskan untuk mundur dan tidak melanjutkan ke pemilihan ketua umum.
"Tadi sempat disampaikan oleh pak Asman Abnur, salah seorang bakal calon. Beliau menyampaikan bahwa beliau memutuskan untuk tidak melanjutkan dan beliau dalam hal ini mendukung Zulkifli Hasan," katanya di Kendari, Selasa.
Ia tidak menyampaikan terkait pertimbangan tentang keputusan yang telah diambil oleh Asman Abnur.
"Tapi saya kira pak Asman mengambil keputusan yang bijak. Melihat kondisi yang sekarang berkembang sudah bisa terlihat, juga undangan memang sudah kurang lebih mengkristal saat ini siapa kira-kira yang kemudian diharapkan menjadi ketua umum PAN periode 2020-2025," ujarnya.
Sementara tiga caketum lainnya, Zulkifli Hasan, Drajad Wibowo dan Mulfachri Harahap tetap memutuskan maju sebagai ketum. Sementara itu, calon ketua umum, Asaman Abnur saat keluar dari ruang pemilihan mengatakan dirinya mundur dari pemilihan ketua umum karena ingin menjaga kekompakan.
"Ya untuk menjaga kekompakan," ucapnya sambil bergegas masuk ke dalam lift hotel.
Kongres V PAN ini diselenggarakan di hotel Clarion Kota Kendari, Provinsi Sukawrsi Tenggara. Sebelum dilaksanakan pemilihan, terjadi kericuhan di ruang sidang pleno, akibatnya beberapa peserta kongres mengalami luka-luka akibat terkena lemparan kursi.
Pemilihan Ketua Umum PAN Dipercapat
Baca Juga: Ini Penyebab Kongres PAN di Kendari Ricuh Saling Lempar Bangku
Eddy Soeparno mengatakan proses pemilihan Ketua Umum PAN periode 2020-2025 dipercepat. Sebab terjadi kericuhan hingga bentrokan fisik Saat ini sedang dalam tahap persiapan pencoblosan sehingga akan segera dilakukan pemilihan.
"Tadi rapat sempat diskors karena tidak terlalu kondusif lalu kami memutuskan untuk membuka skors dan langsung mengubah tatib dengan mengajukan agenda pemilihan caketum yang tadinya agenda keenam menjadi agenda pertama," kata Eddy.
Dia mengatakan panitia Kongres juga telah melakukan verifikasi atas peserta yang akan menjadi pemilih resmi dan mudah-mudahan pemilihan berjalan tidak terlalu lama lagi sehingga akan diketahui siapa Ketum PAN peridoe 2020-2025. Eddy menjelaskan, diperkirakan sebelum magrib proses pemilihan telah selesai sehingga Rabu (12/2) hanya melakukan pembahasan-pembahasan di komisi-komisi tentang AD/ART, program-program kerja dan lain-lain.
"Mereka (peserta Kongres) menghendaki agar pemilihan itu dilakukan secara secepatnya. Oleh karena itu tadi kami mendapatkan persetujuan aklamasi dari peserta untuk dilaksanakan voting segera," ujarnya.
Eddy mengatakan ada 590 pemilih dalam pemilihan Ketum PAN tersebut namun ada 22 DPD PAN yang memiliki sengketa kepengurusan sehingga diputuskan dibekukan kepesertaannya. Langkah itu menurut dia untuk menghindari proses pemilihan berkutat pada sengketa dan berujung pada tindakan hukum dalam bentuk gugatan, atau lain-lain di kemudian hari. Berdasarkan jadwal acara Kongres PAN, seharusnya pemilihan Ketum PAN 2020-2025 dilakukan pada Selasa (11/2) malam namun dipercepat pada sore hari. (Antara)
Berita Terkait
-
Ricuh, Pemilihan Ketua Umum PAN Dipercepat
-
Amien Rais Dievakuasi Sebelum Kubu Zulhas dan Mulfachri Ricuh di Kongres
-
Ini Penyebab Kongres PAN di Kendari Ricuh Saling Lempar Bangku
-
Puluhan Kader Berdarah-darah di Kongres PAN, Diduga Kena Lemparan Kursi
-
30 Kader Terluka saat Kongres PAN Ricuh Hingga Saling Lempar Kursi
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran
-
Kuasa Hukum Lee Kah Hin Optimistis Raih Keadilan dalam Praperadilan Kasus Sumpah Palsu
-
Anak-anak Papua Antusias Sambut Speed Boat Pengantar Makan Bergizi Gratis di Danau Sentani
-
Jelang Lebaran, Prabowo Larang Keras Menteri dan Pejabat Gelar Open House Mewah
-
YLBHI: Negara Wajib Ungkap Pelaku Teror Andrie Yunus dan Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan
-
Prabowo - Gibran Zakat di Istana! Baznas Gaspol Kejar Target Rp60 Triliun Demi Berantas Kemiskinan
-
Posko THR Kemnaker Terima 1.134 Konsultasi, Hari Ini Layanan Aduan Mulai Dibuka
-
Perjuangan HAM Tak Berhenti Usai Penyerangan Andrie Yunus, KontraS: We keep moving forward, Tatakae!
-
Ajak Warga Ikut Bongkar Pelaku Teror Air Keras Aktivis KontraS, Polri: Identitas Kami Lindungi