Suara.com - Kepolisian Kota Kendari menangkap provokator dalam kericuhan Kongres PAN di Kendari. Penangkapan dilakukan di luar hotel Clarion, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Ada 2 orang yang ditangkap. Keduanya lelaki. Kedua orang tersebut langsung digiring oleh pihak kepolisin dari parkiran hotel tersebut ke arah belakang hotel.
Sementara itu, teman dari pemuda yang digiring tersebut berteriak agar temannya dilepaskan oleh pihak keamanan.
"Lepaskan anak buahku, terserah kalian mau apakan saya, tapi lepaskan anak buahku," teriak teman dari pemuda yang diamankan pihak kepolisian.
Kedua orang tersebut diduga membuat keributan di luar arena kongres PAN.
Akibat kejadian tersebut, para peserta kongres dan tamu hotel keluar dari ruang hotel untuk melihat kejadian itu. Sementara itu, Pasukan Brigade Mobil (Brimob) langsung membentuk barikade di depan pintu masuk hotel untuk mengantisipasi keributan susulan.
Untuk diketahui, Sebelumnya, terjadi kericuhan di runang sidang pleno, akibatnya beberapa peserta kongres mengalami luka-luka akibat terkena lemparan kursi saat kericuhan terjadi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Laba Triliunan, Sinyal Tersendat: Paradoks IndiHome di Bawah Raksasa Telekomunikasi
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar