Suara.com - Politisi senior PAN Hatta Rajasa meminta semua kader partainya kembali bersatu setelah Kongres PAN ricuh. Dalam Kongres PAN, Zulkifli Hasan terpilih kembali menjadi Ketua Umum PAN.
Dia mengajak semua kader untuk menyinergikan energi mendukung kepemimpinan Zulkifli Hasan dalam lima tahun ke depan.
"Kita satukan seluruh kekuatan, tidak ada satu kader pun yang tidak bermanfaat," kata Hatta dalam acara penutupan Kongres V PAN, di Kendari, Rabu (12/2/2020).
Menurut dia, kompetisi yang terjadi di PAN dalam pemilihan Ketua Umum PAN merupakan "friendly competition" sehingga pemenanganya adalah PAN dan setelah kompetisi maka semua kader harus bersatu. Hatta mengingatkan bahwa momentum politik terdekat adalah Pilkada 2020, sehingga semua kader harus bergerak dan bersinergi memenangkan kontestasi Pilkada.
"Selesai ini (Kongres PAN), kembali ke daerah masing-masing untuk membangun kekuatan PAN sinergikan dengan masyarakat," ujarnya.
Menurut dia, Zulkifli harus segera merumuskan kebijakan-kebijakan untuk lima tahun kedepan dan PAN sebagai partai tidak hanya berpikir untuk internal saja namun untuk bangsa dan negara.
Hatta menilai PAN harus memberikan kontribusi pemikirannya untuk kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kongres V PAN berlangsung di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara pada 10-12 Februari 2020, dengan salah satu agendanya adalah pemilihan Ketua Umum DPP PAN 2020-2025. Pemilihan Ketua Umum DPP PAN 2020-2025 berlangsung pada Selasa (11/2) sore hingga malam.
Ada tiga kader PAN yang ikut kompetisi yaitu Dradjad Wibowo, Zulkifli Hasan, dan Mulfachri Harahap. Sementara itu Asman Abnur memilih mengundurkan diri dari pencalonan.
Baca Juga: Ricuh, Peserta Kongres PAN Saling Lempar Kursi
Dalam proses pemilihan caketum PAN itu, tiga kandidat tersebut memperebutkan 565 suara pemilih. Hasilnya Zulkifli memperoleh 331 suara, Mulfachri 225 suara, Dradjad Wibowo sebanyak 6 suara, sedangkan tiga suara dinyatakan tidak sah. (Antara)
Berita Terkait
-
Zulkifli Hasan Jadi Ketum, PAN Sempat Endus Isu Amien Rais Mau Disingkirkan
-
Benarkah Pemerintahan Jokowi Bantu Zulkifli Hasan Jadi Ketum PAN Lagi?
-
Zulkifli Hasan Terpilih Menjadi Ketua Umum PAN
-
Ricuh, Peserta Kongres PAN Saling Lempar Kursi
-
Kongres PAN Ricuh, Gus Romli Sindir Amien: Akibat Salah Pahami Perang Badar
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah
-
Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri
-
Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar
-
Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia
-
Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo
-
Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap
-
MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan
-
1 dari 6 Hari Habis di Luar Negeri, Prabowo Patut Tiru Gaya Xi Jinping Biar Lebih Hemat
-
Ironi Listrik Indonesia: Energi Dikeruk dari Daerah, Tapi Cuma Jawa yang Terang Benderang
-
Bahlil Lahadalia Digugat ke PTUN, Kebijakan Listrik Nasional Dinilai Ugal-ugalan dan Abaikan Daerah