Reza Gunadha | Husna Rahmayunita
Selasa, 11 Februari 2020 | 19:47 WIB
Kongres PAN Ricuh. (Antara)

Suara.com - Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli alias Gus Romli menaggapi kericuhan yang terjadi dalam Kongres Partai Amanat Nasional (PAN). Ia mengungkit pernyataan Amien Rais soal Perang Badar.

Menurut Gus Romli, kericuhan tersebut dipicu oleh ketidakpahaman akan analogi yang sempat dilontarkan oleh Amien Rais ketika Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.

Tak lain, mengenai Amien Rais yang menyebut kontestasi Pilpres 2014 ibarat Perang Badar. Pernyataan itu sempat menuai kontroversi dari banyak pihak, lantaran dinilai berlebihan.

Tanggapan Gus Romli ini disampaikan melalui cuitan di akun Twitter pribadinya, @GunRomli.

"Inilah akibat salah memahami 'Perang Badar'--yang pernah dipolitisasi oleh Amien Rais, jadinya 'Perang Kursi'," cuit Gus Romli, seperti dikutip Suara.com, Senin (11/2/2020).

Dalam cuitan itu, ia juga menyertakan video pendek yang menggambarkan bentrok di ruang sidang Kongres V PAN. Beberapa kader tampak melempar kursi.

Sejak dibagikan, respons Gus Romli tersebut telah mendapat 126 retweets dan 316 likes.

Cuitan Gus Romli soal Kongres PAN. (Twitter/@GunRomli)

Kongres PAN ricuh

Kongres V PAN yang dilaksanakan di Hotel Clarion Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa (11/2) diwarnai kericuhan. Bahkan, sempat sampai diselingi saling lempar kursi.

Kericuhan itu terjadi antar tim pendukung calon Ketua Umum (Caketum) DPP PAN periode 2020-2025 Mulfachri Harahap dan Zulkifli Hasan. Bentrokan terjadi di ruang sidang kongres.

Dua kubu pendukung Calon Ketua Umum DPP PAN Mulfachri Harahap dan Zulkifli Hasan saling lempar kursi dan botol air mineral yang ada di ruangan tersebut.

Keributan itu terjadi saat skorsing atau penghentian sementara sidang kongres tersebut. Sebelum skorsing Amien Rais dievakuasi untuk keluar ruang sidang tersebut

Kejadian itu berawal ketika sidang pleno di skorsing oleh ketua sidang dan meminta para peserta kongres untuk ke luar ruangan

Namun beserta pendukung Zulkifli Hasan tika mau keluar ruangan kongres. Hal itu memancing kemarahan pendukung Mulfachri Harahap, sehingga gesekan keduanya terjadi.

Akibat kejadian tersebut, ruang kongres berantakan, dan kursi berhamburan. Pihak berwajib pun langsung turun tangan.

Read more...