Selain itu, Dinkes Jatim juga mengimbau agar mereka tidak berkumpul dengan banyak orang untuk beberapa saat.
"Alasannya, sebagai kewaspadaan dengan virus baru itu, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.
Dia juga mengimbau, bila ditemukan gejala panas dan sesak napas segera periksakan diri ke pusat kesehatan terdekat.
"Maka kalau sudah sampai di daerahnya masing-masing cuman kita biasa menjaga (kesehatan) aja. Untuk sementara, jangan terlalu banyak kumpul dengan orang-orang sampai beberapa hari kedepan," terangnya.
"Meskipun Kementerian Kesehatan sudah menyatakan bahwa sudah melalui dua kali masa inkubasi Insyaallah aman. Akan tetapi namanya virus-virus baru kita jadi kita tetap harus waspada sementara jangan kumpul dengan banyak kurang," tambah Herlin.
Untuk proses pemulangan, Herlin menjelaskan, dari Natuna mereka akan mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta dan kemudian dipulangkan ke provinsi masing-masing. Herlin menyebut, tak ada pemeriksaan lebih lanjut dengan kondisi kesehatan 65 WNI ini.
"Pasalnya, mereka sudah melalui observasi dua kali dari masa inkubasi. Mereka juga bakal dibekali dengan kartu sehat dari Virus Corona. Hingga nanti pada saat mereka pulang sama seperti orang lain," katanya.
Di Bogor
Rencana kepulangan Almer Belmiro Putrawan (18), Warga Kota Bogor yang akan dipulangkan setelah menjalani observasi Virus Corona di Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) disambut gembira keluarganya. Meski begitu, pihak keluarga mengaku tidak ada persiapan khusus menyambut rencana kepulangan tersebut.
Baca Juga: Dihimpit Virus Corona dan Perang Dagang, Bagaimana Nasib Ekonomi Indonesia?
Hanya saja, keluarga berencana akan melakukan check up terhadap Almer untuk memastikan kondisi kesehatannya usai menjalani proses observasi.
"Kurang tahu juga ya, mungkin nanti check up lagi aja tapi enggak dalam," kata kakak kandung Almer, Tiara Regina Putriawan (19) kepada Suara.com saat ditemui di rumahnya di Jalan Abimanyu, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jumat (14/2/2020).
Regina menambahkan, saat ini kondisi sang adik di Natuna sangat baik. Selama observasi, keluarganya mengaku tetap intens untuk berkomunikasi dengan Almer meski terkendala jaringan yang buruk.
"Komunikasi lancar kadang video call sama ibu, tapi ya gitu putus-putus karena koneksi di sana sangat jelek. Kondisinya sekarang alhamdulilah baik, sehat pokoknya selama di sana suasana dibuat senyaman mungkin lah banyak diisi sama kegiatan," ungkapnya.
Ia pun sempat menceritakan detik-detik sebelum adiknya yang merupakan mahasiswa baru di Central China Normal University (CCNU) itu terisolasi di Kota Wuhan, China. Kala itu, Regina sempat ingin mengunjungi asrama adiknya tapi gagal karena wabah Virus Corona semakin mengkhawatirkan.
"Aku juga kuliah di sana di Kota Fuzhou. Tanggal 23 Januari aku rencana mau ke sana, tapi dia (Almer) kontek aku minta aku batalin aja karena hari itu transportasi sudah dihentikan. Terus dari kampus aku nyaranin semua mahasiswa pulang jangan balik lagi sampai ada pemberitahuan dari kampus. Aku sampai Indonesia, pas penerbangan ditutup," bebernya.
Sejak saat itu, sang adik tidak bisa pulang ke Indonesia hingga akhirnya dijemput oleh pemerintah. Saat ini, pihak keluarga masih mengunggu kepastian waktu kepulangan Almer dari Natuna.
"Kurang tahu ya (pemulangan), aku juga masih nunggu masih standby aja. Kalau sudah tahu pasti nanti aku sama ibu aku ke Jakarta," katanya.
Gubernur Jateng Membantu
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan menanggung sleuruh biaya kepulangan warga Jateng usai di karantina di Natuna terkait terkait virus Corona (Covid-19) oleh Pemprov Jawa Tengah. Ganjar pun meminta keluarga tidak perlu merisaukan apalagi mengucilkan, karena mereka telah dipastikan kesehatannya.
Pada Sabtu (15/2/2020), 238 warga yang telah dikarantina selama 14 hari bakal dijemput dan diterbangkan ke Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta menggunakan pesawat TNI AU. Selanjutnya dari bandara mereka dipersilakan pulang menuju rumah masing-masing. Untuk warga Jawa Tengah, Ganjar mengatakan telah menyiapkan bantuan untuk mereka sampai di rumah masing-masing.
"Kita siapkan bantuan mereka sampai rumah," katanya, Jumat (14/2/2020).
Berita Terkait
-
Dihimpit Virus Corona dan Perang Dagang, Bagaimana Nasib Ekonomi Indonesia?
-
Event Olahraga yang Batal dan Ditunda Akibat Virus Corona
-
Corona Menyebar ke Timur Tengah, 1 Orang Terjangkit di Mesir
-
Toleransi Muslim dan Keturunan China Dekat Karantina Corona WNI eks Wuhan
-
WNI Dari Natuna akan Pulang ke Bogor, Keluarga Bakal Check Up Kesehatan
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat
-
Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat
-
DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!
-
DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi
-
DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif
-
Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!
-
Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung
-
Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah
-
Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas