Suara.com - Kepolisian Resor Belu, Nusa Tenggara Timur mengamankan sebuah bom zaman perang dunia kedua yang diduga masih aktif.
Bom tersebut awalnya ditemukan Bertha Sila, warga Kelapa Dua, Desa Jenis, kecamatan Kakuluk Mesak saat sedang mencari kayu di hutan.
"Saat ini barang yang menyerupai bom dan diduga masih aktif itu sudah kami amankan, dan daerah sekitar sudah diberikan garis polisi," kata Kapolsek Kakuluk Mesak Iptu Samsul R Arifin saat menghubungi ANTARA, Sabtu (15/2) malam.
Kapolsek Kakuluk Mesak Iptu Samsul R Arifin mengatakan, saking penasaran, warga tersebut kemudian menggali agar dapat diambil.
Tanpa rasa takut, Bertha bersama dua saudaranya pun sempat membawa pulang bom itu ke rumahnya.
"Mereka kemudian menggalinya, dan membawa pulang bom itu dengan sebuah kendaraan roda empat untuk diantar ke Karantina, Dusun Fatukaduak, Desa Jenilu, Kecamatan Kakuluk Mesak," tutur dia seperti yang diceritakan oleh warga.
Bahkan, warga yang kali pertama menemukan mencoba membongkar bom tersebut. Namun niatan itu diurungkan setelah ada keluarga lainnya yang khawatir benda itu bisa meledak jika dibongkar.
"Mereka pun sepakat untuk melaporkan kejadian itu ke kami di Polsek sehingga langsung ditanggapi," kata dia.
Ia mengatakan bahwa penanganan lebih lanjut terkait bom yang diduga masih aktif dan bekas perang dunia kedua itu masih menunggu sub den 2 Pelopor Atambua.
Baca Juga: Ada 6 Bom Aktif, Densus 88 Tangkap 4 Terduga Teroris di Sukodono
"Kami masih menunggu tim Jibom dari Subden Pelopor Atambua untuk penanganan lebih lanjut," ujar dia.
Hingga berita ini diturunkan belum ada laporan terbaru soal apakah bom itu masih aktif atau tidak serta jenisnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran