Suara.com - Menteri Pertahanan se-ASEAN pada Rabu (19/2/2020) sepakat bekerja sama dalam menangani infeksi virus corona atau Covid-19 yang memengaruhi pembangunan ekonomi serta keamanan dan stabilitas di kawasan.
Dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan usai Pertemuan Menteri Pertahanan ASEAN (ADMM) di Hanoi, Vietnam, negara-negara anggota ASEAN menegaskan kembali komitmen kerja sama pertahanan, kedokteran, dan berbagi informasi untuk memastikan lingkungan yang damai, aman dan stabil.
Para menteri sepakat memanfaatkan Network of ASEAN Chemical, Biological and Radiological Defence Experts guna mendorong kerja sama ilmiah dalam menangani wabah penyakit menular tersebut.
"Kami (Menteri Pertahanan ASEAN) dengan ini bertekad untuk tetap berkomitmen untuk melakukan bagian kami dan tetap bersatu untuk mengatasi wabah Covid-19 untuk kepentingan rakyat ASEAN," bunyi pernyataan itu sebagaimana dilansir dari Kantor Berita Anadolu, Kamis (20/2/2020).
Para menteri juga mendorong inisiatif untuk melawan berita palsu soal infeksi Covid-19 dan memastikan masyarakat ASEAN mendapat informasi ini secara benar.
Para Menteri Pertahanan ASEAN juga turut bersimpati pada negara-negara yang terkena dampak wabah Covid-19.
Berita Terkait
-
Gara-Gara Corona Covid-19, Perempuan Korea Ogah Pakai Makeup
-
Cegah Virus Corona, Jurnalis China Ditolak Masuk ke Paddock McLaren
-
Pemerintah Tak Bisa Pulangkan 4 WNI yang Positif Corona di Jepang
-
Dampak Corona Covid-19, Kawasan Pecinan dan Restoran China Sepi Pengunjung
-
Kabar Baik, China Sebut Penurunan Drastis Jumlah Kasus Corona Covid-19
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri
-
Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?