Suara.com - Banjir Jakarta yang terjadi sejak Minggu (23/2/2020) dini hari WIB melanda sejumlah wilayah di Ibu Kota. Tak hanya rumah warga, sejumlah fasilitas seperti rumah sakit dikabarkan turut terendam banjir. Salah satunya adalah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo atau RSCM.
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto turun langsung ke lokasi untik melakukan pemantauan. Dia mengaku, seluruh alat-alat yang terendam sudah dicek dan dikeringkan.
"Saya melihat semua peralatan yang terendam. Kemudian saya mengecek apakah bisa dipercepat untuk berfungsi lagi atau tidak. Karena itu menyangkut kepentingan orang banyak ya," kata Terawan di RSCM, Minggu (23/2/2020).
Terawan mengatakan, pihaknya akan memanggil vendor alat-alat tersebut. Hal itu dilakukan agar alat-alat medis tersebut bisa kembali dioperasikan.
"Kami cek, sudah dibersihkan semua. Vendor-vendor kami panggil sesuai dengan merk alatnya untuk bisa dipercepat agar alat-alat tersebut bisa beroperasional segera," katanya.
Dari pantauan Suara.com, kabar RSCM yang kebanjiran menyebar di media sosial baik Twitter, WhatsApp, bahkan Youtube.
Foto-foto fasilitas yang disebut-sebut sebagai fasilitas kesehatan di RSCM tampak terendam banjir. Begitu juga sebuah foto yang memperlihatkan sebuah lorong yang terendam banjir.
Sebuah video yang disebut-sebut sebagai banjir RSCM juga diunggah di laman Youtube oleh akun azas tigor nainggolan. Dalam video tersebut akun tersebut menulis:
"Barusan saya mendapat kiriman video dan tulisan seorang dokter jaga di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Dalam tulisannya dokter Jakarta itu bercerita bahwa semalam RSCM direndam banjir dan menyayangkan sampai banyak alat kedokteran yang mahal harganya terendam air banjir,".
Baca Juga: Dear Anies Baswedan, RSCM Kebanjiran Alat-alat Medis Rusak
Dari informasi yang tersebar via WhatsApp itu, alat medis di RSCM yang rusak akibat banjir seperti stationary xray ceiling, fluoroscopy, Mammography, Stationary xray floor. Kemudian ada Mobile xray, dua unit ct scan. Tak hanya itu, satu unit MRI juga disebut turut terendam.
Berita Terkait
-
Alat Medis RSCM Terendam Banjir, Menkes Terawan Perintah Langsung Keringkan
-
Dear Anies Baswedan, RSCM Kebanjiran Alat-alat Medis Rusak
-
Ini Penjelasan Kapusdatin BNPB Soal Banjir RSCM
-
RSCM Kebanjiran, PSI ke Anies: Mohon Lebih Serius Atasi Banjir, Bukan Balap
-
RSCM Dikabarkan Banjir, Humas Enggan Berkomentar
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa