Suara.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memastikan, alat-alat radiologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang terendam air segera dikeringkan.
RSCM sempat terendam banjir buntut hujan deras yang mengguyur kawasan DKI Jakarta sejak Sabtu (22/2/2020) malam.
Terawan mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Badan Tenaga Nuklir (Bapeten) dalam pengeringan alat-alat medis milik RSCM.
"Kami sudah memanggil para vendor untuk melakukan tindakan yang bisa membuat alat itu beroperasional. Termasuk alat radioterapi, kami cek semua pengerigannya.Kami juga berhubungan dengan Bapeten. Saya telepon untuk mengecek kembali," kata Terawan seusai memantau alat radiologi di RSCM, Minggu (23/2/2020).
Terawan mengatakan, pengecekan sangat penting dilakukan untuk memastikan alat-alat tersebut bisa berfungsi kembali secara normal. Hal tersebut mencakup radiasi alat-alat tersebut.
"Kan kalau habis terendam tapi tetap bisa menyala, juga tetap harus dicek. Radiasinya cocok apa tidak. Tetap harus dilakukan pengecekan. Karena itu prinsipnya satu, pelayanan tidak boleh terhenti, Kedua, kehati-hatian tidak boleh di lupakan.”
Terawan memastikan, alat-alat yang kekinian sedang dikeringkan oleh vendor akan segear diujicobakan. Untuk itu, dia berharap pengeringan dapat dilakukan dalam waktu dekat.
"Nanti alat-alat setelah dikeringkan langsung dicoba oleh vendor. Mudah-mudahan bisa diselesaikan dalam waktu singkat," papar Terawan.
Baca Juga: Dear Anies Baswedan, RSCM Kebanjiran Alat-alat Medis Rusak
Pantauan Suara.com, kabar RSCM yang kebanjiran menyebar di media sosial baik Twitter, WhatsApp, bahkan YouTube.
Foto-foto fasilitas yang disebut-sebut sebagai alat kesehatan di RSCM tampak terendam banjir. Begitu juga sebuah foto yang memperlihatkan sebuah lorong yang terendam banjir.
Sebuah video yang disebut-sebut sebagai banjir RSCM juga diunggah di laman YouTube oleh akun azas tigor nainggolan. Dalam video tersebut akun tersebut menulis:
"Barusan saya mendapat kiriman video dan tulisan seorang dokter jaga di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Dalam tulisannya dokter Jakarta itu bercerita bahwa semalam RSCM direndam banjir dan menyayangkan sampai banyak alat kedokteran yang mahal harganya terendam air banjir".
Berdasarkan informasi yang tersebar via WhatsApp itu, alat medis di RSCM yang rusak akibat banjir seperti stationary xray ceiling, fluoroscopy, mammography, stationary xray floor.
Kemudian ada mobile xray, dua unit CT Scan. Tak hanya itu, satu unit MRI juga disebut turut terendam.
Berita Terkait
-
Dear Anies Baswedan, RSCM Kebanjiran Alat-alat Medis Rusak
-
Banjir Jakarta Hari Ini Ikut Ganggu Prosesi Pemakaman Jenazah
-
Jakarta Banjir Lagi, Sejumlah Rute Transjakarta Dihentikan Sementara
-
Ini Penjelasan Kapusdatin BNPB Soal Banjir RSCM
-
Banjir Jakarta Hari Ini: 31 Korban Dievakuasi, 1 Warga Kena Stroke
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi
-
Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK
-
Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen
-
Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan