Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan akan diguyur hujan dengan intensitas lebat yang disertai angin kencang. Selain itu petir menggelegar juga akan datang, Senin (24/2/2020) malam.
Hujan lebat yang disertai angin kencang itu diperkirakan akan berlangsung dari Senin malam hingga Selasa dini hari.
"Waspada potensi hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada malam menjelang dini hari," demikian dilansir dari laman bmkg.go.id.
Sedangkan pada Senin siang, BMKG memperkirakan hujan lokal di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Sedangkan cuaca berawan di wilayah Jakarta lainnya.
Untuk suhu rata-rata selama hujan mengguyur Jakarta diperkirakan berada di kisaran 24-29 derajat Celcius dengan kelembapan di antara 75-100 persen.
Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Senin dini hari hingga Senin pagi telah menyebabkan banjir di sejumlah titik dan menggenangi sejumlah jalan hingga tidak bisa dilalui kendaraan. Sejumlah pengendara motor bahkan terpaksa melintasi Tol Cempaka Putih lantaran ketinggian air yang menggenangi kawasan Cempaka Putih tidak mungkin dilalui kendaraan roda dua.
Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) turut terdampak banjir di dua tempat, yaitu Gedung A sebagai ruang rawat inap dan Gedung Tiara. Ada tiga ruangan yang tergenang yaitu Departemen Radiologi, Departemen Radiotherapy dan Departemen Penyakit Dalam.
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyambangi RSCM untuk mengecek kondisi genangan yang terjadi sejak dini hari.
Dalam kunjungannya Terawan mengecek ruang Radiologi yang paling terdampak genangan di RSCM. Dia didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan DKI Widyastuti, Kepala Dinas Gulkarmat DKI Satriadi Gunawan dan Direktur Pengembangan dan Pemasaran RSCM Ratna.
Baca Juga: Cuaca Jabodetabek Minggu Pagi, BMKG: Diprakirakan Cerah Berawan
Genangan yang berada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo berhasil ditangani oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta yang mengerakan pompa untuk menyedot air di Departemen Radiologi pada pukul 14.00 WIB. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Cuaca Jakarta Hari Ini Bakal Diguyur Hujan dan Petir
-
Hujan di Jakarta Mulai Mereda, Tapi Tetap Siaga Banjir Lagi
-
BMKG Beri Peringatan Dini Hujan Petir di Empat Wilayah Jakarta Ini
-
Bergantian, BMKG Prediksi Kawasan Jakarta Ini Akan Diguyur Hujan
-
BMKG Beri Peringatan Dini Hujan Petir dan Angin Kencang di Tiga Wilayah Ini
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan