Suara.com - Ksenia Didukh, 83, seorang pensiunan asal Ukraina hidup kembali selang beberapa jam dinyatakan meninggal oleh petugas medis. Padahal, liang lahatnya telah digali.
Ada kejadian unik ketika Ksenia siuman setelah beberapa jam dinyatakan meninggal dunia.
Dilaporkan Dailymail, Senin (24/2/2020), Ksenia Didukh dinyatakan meninggal di rumahnya, di kota Stryzhavka, Ukraina pekan lalu. Saat itu, paramedis menyatakan detak jantung Ksenia telah berhenti.
Tetapi sekitar sepuluh jam kemudian ketika keluarga mengurus seorang imam untuk pemakaman dan menggali liang lahat, Ksenia mulai menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Nenek itu dilarikan ke rumah sakit hingga sadar kembali.
Ksenia lalu menceritakan pengalaman menjelang kematiannya. Wanita itu mengaku melihat kerajaan surga dan mendengar almarhum ayahnya memanggil.
"Mataku terbuka, dan orang-orang berpakaian putih berdiri di sekitarku," cerita Ksenia.
Ia menambahkan, "Saya pikir mereka malaikat, tetapi ternyata dokter. Rupanya Tuhan mengasihani saya".
Anak perempuannya, Tetyana Potomchenko mengatakan bahwa paramedis pertama kali dipanggil sekitar jam 6 pagi. Saat itu, kondisi Ksenia sakit parah.
Petugas medis mengatakan tidak ada gunanya membawanya ke rumah sakit karena Ksenia sekarat.
Baca Juga: PSSI Dorong Tira Persikabo Ganti Sponsor Utama, Ini Alasannya
Mereka melakukan EKG untuk memeriksa denyut nadinya dan menemukan bahwa itu menunjukkan garis datar. Sehingga menyatakan Ksenia meninggal dunia.
Potomchenko mengenang, "Sekitar jam 19.30, kami menyentuh dahinya, dan itu terasa hangat. Ketiaknya hangat, dia hidup. Sertifikat kematian harus dibatalkan - dan dihancurkan".
Ketika Ksenia tiba di rumah sakit dia dinyatakan koma, sebelum siuman dan mulai berbicara dengan petugas medis.
Tetyana Katylova, wakil petugas medis rumah sakit regional Vinnytsia, mengatakan, "Saya telah bekerja sebagai dokter selama 20 tahun, tetapi saya belum melihat yang seperti ini."
Imam Roman Petrik, yang telah diminta untuk melakukan pemakamannya, berkata, "Sebuah keajaiban kebangkitan telah terjadi. Tuhan memberi hidup pada wanita tua ini".
"Ini adalah pertama kalinya saya melihatnya," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli