Tiga bangunan besar di dekat dermaga pun tampak tidak tidak terawat, walaupun masih terlihat utuh.
Sebuah pos penjagaan masih terlihat utuh tepat disamping jembatan penghubung dermaga dan bagian sisi barat pulau. Disamping kiri dermaga, tiang bendera utuh dengan bendera merah putih yang berkibar.
Di samping kanannya, masih utuh sebuah papan penanda "Dilarang keras masuk ke area pulau tanpa izin". Di pintu masuk pulau, terpampang sebuah papan selamat datang Cakrawala Sebaru Drugs Rehabilitation Center atau Pusat Rehabilitasi Narkotika Cakrawala Sebaru.
Menyusuri rimbunnya pepohonan, sejumlah bangunan mulai terlihat. Kondisi bangunan tertata rapi dan bersih dengan dominasi warna putih.
Di mulai dari aula pertemuan dibuat konsep bangunan terbuka. Aula itu diperkirakan mampu menampung seratusan orang.
Selain aula, delapan unit bangunan ruang tidur lengkap fasilitas seperti pendingin ruangan. Bangunan itu telah dipisahkan untuk kelompok laki-laki dan perempuan.
Setiap kamar telah disiapkan enam ranjang susun, lemari pakaian hingga papan tulis. Di selasar bangunan hingga di dalam kamar, terpampang kata-kata motivasi dalam bentuk poster yang ditata rapi.
Untuk kebutuhan sehari-hari para penghuni di pulau itu, sebuah bangunan dapur dibangun terpisah. Dapur itu memiliki fasilitas yang terbilang cukup lengkap dan mampu menyajikan 200-an porsi makanan sekali masak.
Ruang mencuci pakaian disiapkan terpisah. Terdapat tiga mesin cuci yang masih dapat digunakan. Selain itu, dukungan kelistrikan di pulau itu cukup baik.
Baca Juga: Soal Candaan Virus Corona, Dele Alli Kini Didakwa FA
Dua mesin diesel dengan kapasitas 45 kVa dan 65 kVa bisa digunakan dengan baik. Satu mesin lainnya kapasitas 500 kVa sedang proses perbaikan.
Pulau Sebaru Kecil turut memiliki instalasi pengolahan air SWRO dsri air laut menjadi air layak pakai. Instalasi pengolahan limbah juga tersedia di Pulau Sebaru kecil.
Kelengkapan fasilitas di Pulau Sebaru menjadi pilihan utama pemerintah sebagai lokasi observasi virus corona bagi 188 WNI dari kapal pesiar World Dream. Untuk memaksimalkan proses observasi, sejumlah fasilitas tambahan pun dibangun. Salah satunya landasan helikopter atau heliped.
Achmad Yurianto mengatakan WNI yang menjadi kru kapal itu sudah dipindahkan ke KRI dr Soeharso dan dalam perjalanan menuju Pulau Sebaru Kecil. Kedatangan para kru kapal itu diperkirakan pada Jumat, 28 Februari 2020 sekitar pukul 10.00 WIB. Sementara di Pulau Sebaru, kedatangan para kru peserta observasi siap disambut 280 personel yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad).
Personel itu merupakan bagian dari 762 personel satgas gabungan termasuk personel pengamanan, satgas pendamping, pendukung dan pengamanan yang diberangkatkan dari Markas Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, menggunakan kapal KRI-593 Banda Aceh.
Standar operasional prosedur dalam proses observasi para WNI kru kapal sudah dilakukan maksimal. Walaupun di sisi lain, sebagian dari warga di Kepulauan Seribu masih khawatir dengan proses itu karena kurangnya sosialisasi.
Laman arthagrahapeduli.org mempublikasikan beberapa artikel terkait tempat rehabilitasi narkotika di pulau tersebut. Tempat itu bernama Sebaru Beach Recovery Resort. Fasilitas rehabilitasi yang dibangun Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerjasama dengan Yayasan Nusantara Astriprima.
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto mengatakan fasilitas di Pulau Sebaru Kecil dibangun tahun 2008 atau pada pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Di Pulau Sebaru Kecil pada Rabu (26/2) siang, seorang juru masak, Sulistio (58) mengaku telah bekerja di pulau itu sejak dijadikan tempat rehab para pencandu narkoba. Tempat itu ditutup sejak tahun 2012 saat dirinya masih tinggal di Pulau Sebaru kecil bersama dua rekannya.
Satu bukti jelas sebagai bekas lokasi rehabilitasi di pulau itu, ada papan selamat datang. Papan yang masih berdiri kokoh bertuliskan "Cakrawala Sebaru Drugs Rehabilitation Center".
Sebagai bekas lokasi tempat rehabilitasi, Pulau Sebaru dilengkapi sejumlah fasilitas diantaranya dermaga kapal, delapan bangunan dengan ruang tidur lengkap, aula pertemuan, bangunan kantor, gedung instalasi listrik, dapur, tempat cuci pakaian, pengolahan air bersih hingga pengolahan air limbah. (Antara)
Berita Terkait
-
Soal Candaan Virus Corona, Dele Alli Kini Didakwa FA
-
Anggap Wabah Corona Covid-19 Bisa Ditangani, WHO Enggan Pakai Kata Pandemi
-
Sekolah Pangeran George & Putri Charlotte Terindikasi Ancaman Virus Corona
-
Menkes Sebut Penyebab Kematian Pasien RSUP Kariadi Bukan karena Corona
-
8 Kali Hasil Tes Negatif, Wanita Ini Didiagnosis Positif Corona Covid-19
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Manfaatkan Kepercayaan Majikan, ART di Solo Diduga Curi Uang dan Perhiasan
-
5 Sunscreen Anti Aging Terbaik untuk Mencegah Kerutan di Usia 30-an sesuai Review dan Harga
-
Febri Diansyah Sebut Penahanan Eks Jampidsus Tak Sah, Bakal Ajukan Praperadilan?
-
Dinamika Pasar Aset Kripto Warnai Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) pada Kuartal II-2026
-
Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
-
DPR Dukung Putusan MK, Anggaran MBG Tak Boleh Ambil Jatah Pendidikan
-
Kendal Tornado FC Tambah Amunisi, Birrul Walidain dan Andre Oktaviansyah Resmi Bergabung
-
Ungguli Jatim dan Jabar, Jateng Pimpin Penyaluran Kredit Perumahan Nasional
-
Kulit Glowing Alami Jadi Tren, Dokter Sebut Hidrasi Kunci Perawatan Estetika Masa Kini
-
40 Saksi Diperiksa, Kejari Tulungagung Segera Ungkap Tersangka Korupsi Tanah Griyo Dalem Kanjengan?