Suara.com - Wabah virus corona Covid-19 kekinian semakin agresif mengancam warga dunia, termasuk di Indonesia.
Terlebih, setelah dua warga negara Indonesia dinyatakan positif terinfeksi virus corona.
Bersamaan dengan itu, publik menyerukan gerakan lawan virus corona untuk meredam kepanikan.
Seruan tersebut bergema di media sosial, lewat tagar-tagar yang memuncaki trending topic Twitter Indonesia, Selasa (3/3/2020).
Salah satu yang menarik perhatian, gerakan lawan virus corona tersebut lalu dikaitkan dengan kebiasaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminum jamu tradisional untuk menjaga stamina tubuh.
Bukan tanpa sebab, seorang profesor dari Universitas Airlangga (Unair) disebut oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berhasil menemukan obat penangkal virus corona.
Obat tersebut tak lain berupa jahe, siri, temulawak dan kunyit di mana keempat bahan tersebut dinilai serupa ramuan jamu Jokowi.
Hal itu ditunjukkan lewat unggahan akun Twitter @Aryprasetyo85. Akun tersebut membagikan ulang video Jokowi ketika membagikan resep menjaga stamina beberapa waktu silam.
"#BersatuLawanCorona. Bugar dengan jamu ala @jokowi. Ingin tahu bagaimana Pakdhe menjaga kebugaran tubuh? Tak ada rahasia, tidak ada yang istimewa. Hanya ramuan sederhana *jahe *kunyit *temu lawak mengandung kurkumin yang bisa menghambat badai sitokinin," demikian narasi unggahan @Aryprasetyo.
Baca Juga: Begini Kondisi Terminal Blok M Pasca Indonesia Positif Virus Corona
Setelah ditelusuri, video Jokowi tersebut sempat dibagikan lewat unggahan Twitter @jokowi pada Selasa (23/7/2019).
Dalam video itu, Jokowi mengaku selama belasan tahun rutin mengonsumsi jamu campuran temulawak, jahe dan kunyit yang diseduh dengan air panas untuk menjaga kebugaran tubuh.
Tak pelak, unggahan tersebut memancing atensi warganet yang kemudian memberi sanjungan.
"Kerek Pak, memang harus back to nature," kata @Rmondrokumoro.
"Terima kasih, resepnya bermanfaat bagi orang lain." tulis @Muhammadmufari3.
Wali Kota Risma Sebut Profesor Unair Temukan Obat Penangkal Virus Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?