Suara.com - Polda Jambi bersama POM TNI menggelar kegiatan razia narkoba di kampung narkoba Palau Pandan yang akhirnya membakar salah satu rumah semi permanen tanpa pemilik karena sering dijadikan untuk pesta narkoba di kawasan itu.
Dirresnarkoba Polda Jambi, Kombes Pol Eka Wahyudianta, di Jambi, Selasa mengatakan bahwa personel gabungan Polisi dan POM TNI, menggerebek kampung narkoba di kawasan Pulau Pandan, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, Selasa, dengan aksi penutupnya membakar salah satu rumah tanpa pemilik karena dibangun diatas tanah milik negara dan kerap dijadikan sarang tempat pesta narkoba oleh para pengunjungnya.
Razia yang merupakan kegiatan Operasi Antik Siginjai 2020 ini digelar berdasarkan laporan dari masyarakat, bahwa di kawasan tersebut masih sering ditemukan transaksi narkoba.
Kegiatan Operasi Antik Siginjai 2020 ini, dilaksanakan sekitar pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB dimana polisi berhasil mengamankan tiga orang yang positif narkoba dalam razia tersebut.
Dalam razia ini, petugas menyisir ke seluruh sudut rumah yang berada di kawasan Pulau Pandan yang diduga sering dijadikan sebagai tempat pemakaian narkoba dan juga tempat transaksi narkoba.
"Semua tempat yang kami curigai sudah kita periksa dan kita temukan sejumlah barang bukti berupa alat isap bekas pemakaian narkoba," katanya.
Dirnarkoba Polda Jambi Kombes Eka Wahyudianta, juga melakukan pemeriksaan terhadap setiap pengendara roda dua maupun roda empat, yang masuk maupun keluar dari kawasan tersebut.
Selain itu, petugas juga menurunkan anjing pelacak dari Satwa Polda Jambi untuk membantu pemeriksaan di tempat-tempat yang mencurigakan.
Selain melakukan pemeriksaan terhadap orang yang dicurigai, petugas juga melakukan tes urine di tempat terhadap setiap pengendara yang melintas di kawasan tersebut.
Baca Juga: Kembali Syuting Bareng, Andre Taulany Mau Nunung Tak Lagi Konsumsi Narkoba
Razia ini akan terus kita lakukan, di sini banyak anak-anak yang masih sekolah sehingga jangan sampai mereka terkena, apalagi sampai menggunakan barang haram tersebut.
"Di Tempat Kejadian Perkara (TKP) ada satu base camp yang kita bakar atas permintaan masyarakat. Karena sudah berulangkali dibongkar namun tumbuh lagi, sehingga kita lakukan pemusnahan," kata Eka.
Dari hasil operasi antik kali ini petugas mengamankan sejumlah alat hisap sabu berupa bong namun tidak ditemukan para tersangka.
Sebelum dilakukan pemusnahan polisi menemukan berbagai macam alat untuk menghisap sabu. Sementara tidak ada yang diamankan hanya membakar base camp dilokasi tersebut yang memang sudah kerap dijadikan target operasi petugas karena didapati sering dijadikan lokasi pemakaian narkoba.
Dalam operasi antik Siginjai 2020 ini, petugas mengerahkan 70 personil inti kemudian juga ada dari POM TNI, BNN dan kelompok masyarakat anti Narkoba. "Nanti kita akan selalu ada pembinaan di sekitar sini, terkait dengan bahaya Narkoba," kata Eka Wahyudianta.
Berita Terkait
-
Pesta Narkoba di Ruang Kelas, Remaja 16 Tahun Ditangkap Polisi di Bogor
-
Pesta Narkoba 'Family Gathering' di Puncak Ternyata Anak Gaul Supermarket
-
Kedok Family Gathering, 23 Lelaki dan 5 Gadis Pesta Narkoba di Vila Bogor
-
Akibat Ulah Anaknya yang Sakit Jiwa, Rumah Milik Janda Miskin Hangus
-
Bilik di Kampung Narkoba Dibakar Polisi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik
-
Talkshow di SMAN 9 Gowa, Ketum TP PKK Dorong Siswa Kembangkan Bakat dan Potensi Diri
-
Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol
-
Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai