Suara.com - Sejumlah bilik di Desa Sanggra Agung dan Desa Parseh, Kecamatan Socah, Bangkalan, Jawa Timur dibakar aparat polisi pada Sabtu (15/12/2018). Sebanyak 200 personel gabungan dari Polres Bangkalan dan Brimob Polda Jawa Timur, dikerahkan terkait pemusnahan bilik tersebut.
Kasat Resnarkoba Polres Bangkalan AKP Puguh Suatmojo menjelaskan bilik tersebut dibakar karena dianggap menjadi markas para bandar kasus narkoba jenis sabu-sabu.
"Bilik sabu itu dimusnahkan dengan cara dirobohkan dan dibakar. Satu titik di Desa Sangra Agung, dan empat titik di Desa Parseh," kata Puguh seperti dikutip Timeindonesia.co.id--jaringan Suara.com.
Aksi pembakaran merupakan langkah lanjut menyusul adanya penggerebekan polisi di bilik tersebut. Dalam penggerebekan tersebut, polisi meringkus sembilan orang dan kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa pil ektasi berjumlah 129 butir, sabu-sabu seberat 0,73 gram dan 1,01 gram serta seperangkat alat sabu atau bong. Tiga unit mobil serta 15 sepeda motor turut disita sebagai barang bukti terkait kasus peredaran narkoba di bilik tersebut.
"Dari sembilan orang yang diamankan kemarin, empat orang di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka," terang Puguh
Pembongkaran bangunan semi permanen di kampung narkoba itu, merupakan tindaklanjut dari patroli skala besar pada pada Jumat (14/12/2018) kemarin. Patroli itu dilaksanakan untuk menjaga situasi tetap aman terkendali menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2019.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron
-
Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG
-
17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik
-
Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!
-
Dugaan Penggelapan Rekrutmen BLUD RSUD Karanganyar, Polisi Telusuri Aliran Dana
-
Apakah Smartwatch Bisa untuk WA? Ini 5 Merk yang Mendukung WhatsApp
-
Viral Sam Meychou Jadi Tahanan Tercantik di Kamboja, Siapa Dia dan Kena Kasus Apa?
-
Nikmati Cashback Rp45 Ribu di Marugame Udon Pakai QRIS BRImo
-
Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor
-
Tragedi Tolikara, DPR Desak Pemerintah Jamin Nyawa Warga Sipil di Papua