Suara.com - Demi Konten Tiktok, seorang laki-laki merusak makanan ringan di etalase sebuah minimarket.
Pada video yang beredar di internet itu, terlihat seorang remaja laki-laki yang memasuki minimarket dengan caption: "How to be a good boy part 2".
Setelah sampai di minimarket tersebut ia mulai melakukan aksinya, sambil main tiktok remaja itu meremas beberapa makanan hingga isinya remuk.
Ia menambahkan unggahan videonya dengan tulisan, "Remas! biar remuk," tulisnya.
"Jangan sampai karyawannya lihat, remas terus, mantap kan?" tambahnya.
Aksinya teresebut kemudian kembali diunggah oleh akun instagram @ifotainment dan mengundang banyak reaksi warganet, seperti:
"Kalau enggak punya duit, enggak usah masuk alfa itu pingin beli jajan enggak bisa akhirnya ngerusak" komentar akun @ bella_vedayana.
"Ditunggu klarifikasi dan permintaan maaf nya," sahut akun @n.ali.f
"Sudah kuduga, endingnya klarifikasi sambil nundukin kepala bilang minta maaf dan menyesal," tambah @fidelia_valda.
Baca Juga: Mana yang Benar Saat Memanaskan Mobil Matic, Posisi Tuas di P atau N?
Titok Indonesia
TikTok Indonesia membentuk kampanye bertajuk 'Sama-sama Aman, Sama-sama Nyaman'.
Kampanye tersebut berisi tentang bagaimana menciptakan suasana positif saat berinternet, begitupun saat menggunakan aplikasi TikTok.
Aplikasi TikTok sendiri merupakan wadah bagi para pengguna untuk mengekspresikan kreativitas pengguna bukan merusak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Meluruhkan Debu, Merajut Toleransi: Harmoni Lintas Iman di Kelenteng Fuk Ling Miau Yogyakarta
-
Temui Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Data Tunggal Akurat demi Bansos Tepat Sasaran
-
Ramadan di Depan Mata, Pramono Anung Wanti-wanti Warga DKI Tak Gadai KJP Buat Penuhi Kebutuhan
-
KPK Periksa Pj Gubernur Riau hingga Bupati Inhu, Dalami Aliran Uang Kasus OTT Abdul Wahid
-
Sungai Cisadane 'Darurat' Pestisida, BRIN Terjunkan Tim Usut Pencemaran Sepanjang 22,5 KM
-
Buntut Dugaan Pelanggaran Impor, Bea Cukai Segel 3 Gerai Perhiasan Mewah Tiffany & Co di Jakarta
-
Viral Kecelakaan Maut di Depan UIN Ciputat, Transjakarta Tegaskan Tak Terlibat
-
Nekat! Maling Beraksi di Ruang Rapat Hotel Mewah Jakarta Pusat, Laptop dan Ponsel Raib
-
Pemicu Utama Bencana Tanah Bergerak di Jatinegara Tegal
-
Kabar Gembira! Ramadan 2026, Warga IKN Sudah Bisa Salat Tarawih di Masjid Baru