Suara.com - Vatikan menyatakan menutup negaranya karena sudah disusupi virus corona, Jumat (6/3/2020). Ada satu pasien di layanan kesehatan mereka terbukti positif virus corona.
Ini menjadi yang pertama di wilayah yang dikelilingi oleh tembok di dalam Kota Roma tersebut.
Penemuan itu membawa epidemik ke jantung ibu kota Italia, negara Eropa yang terdampak paling parah. Jumlah korban meninggal di Italia, di mana virus sebagian besar melanda bagian utara, mencapai 148 pada Kamis.
Juru bicara Vatikan mengatakan kasus tersebut didiagnosa, Kamis kemarin. Layanan kesehatan di klinik Vatikan ditutup sementara untuk dilakukan sterilisasi di sejumlah area.
Mayoritas pekerja Vatikan yang menggunakan layanan kesehatan tersebut tinggal di Italia, di sisi lain perbatasan negara kota tersebut.
Pihaknya tidak memberikan penjelasan apakah orang yang terbukti positif corona itu merupakan pekerja atau salah satu pendeta atau penjaga yang tinggal di lokasi tersebut.
Vatikan menyebutkan bahwa Paus Fransiskus, yang membatalkan retret Pra-Paskah untuk pertama kali dalam kepausannya, hanya mengalami pilek tanpa disertai gejala terkait dengan penyakit lainnya. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Meninggal di RSPI, Jenazah Pasien Suspect Corona Disemprot Disinfektan
-
Sabang Marine Festival Batal Sementara karena Wabah Virus Corona
-
Imbas Virus Corona, Bea Cukai Sebut Sudah Ada Penurunan Devisa Impor
-
Kemenkes Akan Sampaikan Penyebab Meninggalnya Pasien Suspect Corona di RSPI
-
Pasien Pengawasan Virus Corona di RSPI Sulianti Saroso Meninggal
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel