Suara.com - Seorang wanita melalui akun media sosialnya mengaku dirinya telah berhasil mencuri sebuah earplug di toko buku Gramedia. Berawal dari ingin pamer, cuitan wanita itu justru mendapatkan serangan dari warganet lainnya.
Pengguna Twitter tersebut membuat sebuah cuitan pengakuannya itu pada 5 Maret 2020. Saat ini, cuitan tersebut telah dihapus oleh sang pemilik, meski demikian warganet lainnya telah berhasil mengabadikan cuitan tersebut dan diunggah ulang ke media sosial Twitter.
"Mencuri earplug kecil berwarna biru muda di Gramedia hari ini, kalau besok siapa yang tahu," tulis akun ini seperti dikutip Suara.com, Senin (9/3/2020).
Cuitan tersebut langsung ramai dikomentari oleh warganet lainnya. Banyak warganet yang mengecam aksi pencurian yang dilakukan oleh wanita itu.
Publik merasa kasihan dengan pegawai di toko Gramedia tempat wanita itu mencuri. Sebab, sang pegawai yang diwajibkan untuk bertanggungjawab dan menggantinya jika ada barang yang hilang.
"Kasihan karyawan tokonya yang barangnya hilang pasti disuruh tanggung jawab gantiin atau terburuknya dipecat. Nggak ada otaknya itu orang bilang mencuri dari perusahaan besar nggak apa-apa," ungkap warganet @armsalim.
Sementara itu, warganet @akawanpi mengaku tak habis pikir dengan wanita itu. Sebab ia memamerkan aksi pencuriannya di media sosial.
"Orang kayak gini tuh mikir apa sih? Kenapa juga harus dipublikasi gitu," ujarnya.
Salah seorang warganet lainnya dengan akun @icblues mengunggah cuitan itu, ia juga melaporkan hal itu kepada admin Gramedia di media sosial.
Baca Juga: Terkait Corona Covid-19, Sekolah Diimbau Giatkan Kampanye Hidup Sehat
"Huh @gramedia kalau Anda kehilangan sesuatu di toko baru-baru ini, mungkin ini pelakunya," katanya sembari mengunggah cuitan wanita itu.
Ternyata, cuitan tersebut dibalas oleh admin Gramedia. Pihak Gramedia mengatakan akan melakukan penyelidikan atas laporan tersebut.
"Halo Grameds. Terima kasih atas informasinya. Akan segera kami telusuri lebih lanjut terkait hal tersebut," tulisnya.
Si wanita yang mencuri earplug itu langsung memblokir sejumlah warganet yang mengecam aksinya. Ia juga langsung berusaha menutup jejak digitalnya dengan menonaktifkan akun Twitter miliknya itu.
Meski demikian, sejumlah warganet telah berhasil mengabadikan biodata si wanita yang tertulis dalam akunnya sebelum dihapus. Banyak warganet yang berharap wanita itu bisa mendapatkan hukuman atas perbuatan yang telah dilakukan olehnya.
Berita Terkait
-
Ada Es Krim Sekeras Beton, Netizen Sebut Cocok Jadi Pondasi Rumah
-
Merapi Erupsi, Warganet Malah Cemaskan Harga Masker
-
Jual Masker Seharga 325 Ribu, Warganet: Hati-hatiMeninggal Dimaskerin Doang
-
Epilepsi Kambuh, Pria Boyolali Jatuh Lalu Ketumpahan Air Panas dari Tungku
-
Kreatif! Warganet ini Pakai Pintu Air Sederhana Cegah Banjir Masuk Rumah
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli
-
Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita
-
Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500
-
Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri
-
Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi
-
100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik
-
Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak
-
Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek
-
Berbahaya, Koalisi Masyarakat Desak Pembentukan BTP dan Komando Teritorial Dihentikan
-
DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah