Suara.com - Selebriti Ririn Ekawati diciduk polisi terkait narkoba bersama asistennya, ITY.
Dalam perkembangannya, polisi menemukan xanax di kediaman Ririn.
Xanax merupakan obat penenang yang masuk dalam kategori psikotropika golongan IV. Polisi tengah mendalami penggunaan obat penenang berjenis xanax sebanyak tujuh butir yang diduga milik aktris Ririn Ekawati, meski ia berkilah obat penenang itu milik mendiang suaminya.
Kasatresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Ronaldo Maradona Siregar seperti diberitakan Ayo Jakarta--jaringan Suara.com, menyebutkan, obat penenang xanax ditemukan dalam kotak obat-obatan. Xanax ditemukan bercampur dengan obat milik mendiang suaminya.
"Pengakuan yang bersangkutan, obat-obatan itu milik mendiang suaminya yang telah meninggal dunia," ujar Ronaldo di Jakarta, Senin (9/3/2020).
Ronaldo menjelaskan, polisi masih mendalami kepemilikan obat tersebut karena tersimpan bersamaan dengan obat almarhum sang suami.
"Kami dalami barang tersebut milik siapa karena bersamaan dengan barang milik mendiang suaminya," kata dia.
Selain itu, pada saat pemeriksaan urine, Ririn Ekawati dinyatakan negatif narkoba. Namun, berdasarkan pengakuan asistennya, ITY (30), Ririn telah mengonsumsi happy five sekitar 2-3 hari lalu.
Ronaldo menduga hal tersebut karena dosis konsumsi Ririn terlalu kecil atau dalam selang waktu yang cukup lama.
Baca Juga: Tes Urine Ririn Ekawati Negatif, Padahal Asisten Sebut Pakai Narkoba Juga
"Tapi, untuk memastikan, hari ini RE kami arahkan untuk dibawa ke lab BNN (Badan Narkotika Nasional) Lido untuk pemeriksaan rambut dan darah," ujar Ronaldo.
Setelah pemeriksaan di BNN Lido, Jawa Barat, selesai, Ririn akan kembali diperiksa sebagai saksi.
Berita Terkait
-
Pengakuan Ririn Ekawati kepada Sahabat soal Pakai Narkoba
-
Diamankan Kasus Narkoba, Ririn Ekawati Dikenal Sosok yang Baik
-
Ditemukan Xanax di Rumah Ririn Ekawati, Ketahui Efek Samping Penggunaannya!
-
Polisi Amankan Xanax dari Rumah Ririn Ekawati, Jenis Narkoba Apa itu?
-
Asisten Sebut Ririn Ekawati Pakai Narkoba 2 Hari Sebelum Ditangkap Polisi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat