Suara.com - Jumlah pasien positif virus corona di Indonesia kekinian bertambah menjadi 19 orang. Meski demikian, kegiatan belajar mengajar masih berlangsung seperti biasa.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana mengatakan, pihaknya belum memberikan instruksi untuk menutup sementara sekolah negeri atau swasta. Sejauh ini Disdik baru mengeluarkan surat edaran nomor 16/SE/2020 untuk mewaspadai penularan virus bagi para siswa dan pengajar.
"Kalau negeri dan swasta dalam edaran kami, kami tidak memberitahukan untuk libur," ujar Nahdiana saat dihubungi, Senin (10/3/2020).
Namun demikian, ia tidak memungkiri adanya kemungkinan mengambil tindakan untuk meliburkan sekolah. Namun kebijakan itu akan diambil ketika memang ada temuan penularan virus corona.
"Tapi berpulang pada sekolah, sampai saat ini belum ada, ya mudah-mudahan jangan ya," katanya.
Sementara itu, sudah ada lima sekolah internasional yang meliburkan diri untuk mencegah penularan virus corona. Meski ditutup, kegiatan belajar mengajar masih dilakukan secara online.
"Kalau kegiatan sekolah saat ini namanya home learning, bukan libur," ujarnya lagi.
Berita Terkait
-
Virus Corona Mewabah di Eropa, Turki Nyatakan Bebas Covid-19
-
Terus Mewabah, Virus Corona Telah Menyebar di 104 Negara
-
Terkait Wabah Covid-19, Siswa dan Guru Bisa Ambil Libur 14 Hari Asal...
-
Perempuan Diduga WNI Terpapar Corona di Australia, Kemenlu: Kita Telusuri
-
Antisipasi Corona, Pemerintah dan DPR AS Bersiap Kerja dari Rumah
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Uji UU TNI di MK, Tim Advokasi Soroti Impunitas dan Ancaman Militerisme
-
Buku The Broken String Angkat Isu Child Grooming, Kemen PPPA: Ancaman Nyata bagi Anak
-
Prabowo Kumpulkan 1.200 Akademisi Bidang Sosial dan Humaniora di Istana, Apa Tujuannya?
-
Hari Ini Hujan Sedang Diperkirakan Mengepung Jakarta
-
Sidang Vonis Laras Faizati Digelar Hari Ini, Harapan Bebas Menguat Jelang Ulang Tahun Ke-27
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar