Suara.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memimpin rapat koordinasi tingkat menteri di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2020). Rakor tersebut membahas soal kondisi Papua.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengatakan, rakor itu digelar secara rutin untuk membicarakan penyelesaian masalah-masalah yang ada di Papua.
Selain itu, mereka juga membahas soal kesiapan pemerintah karena akan ada beberapa acara berskala besar yang digelar di Papua pada waktu mendatang.
"Ini kan sebentar lagi ada banyak kegiatan-kegiatan besar di Papua ya ada MTQ di Papua dan Papua Barat, lalu setelah itu ada PON, jadi gimana persiapannya sehingga Papua yaitu siap dalam menyelenggarakan event-event besar," kata Johnny usai rapat.
Sebagaimana diketahui, beragam kejadian sempat terjadi di Papua termasuk adanya aksi teror dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menyasar aparat keamanan setempat. Dalam rapat itu, Johnny menjelaskan kalau Mahfud meminta agar seluruh menteri bisa melakukan pendekatan kesejahteraan.
"Sehingga yang ditindaklanjuti adalah yang terkait dengan pendekatan kesehateraan agar kesejahteraan di Papua bisa meningkat dan bisa sederajat dengan wilayah lain di Indonesia," pungkasnya.
Selain Johnny, rakortas tingkat menteri tersebut juga dihadiri oleh Mendagri Tito Karnavian, Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar.
Kemudian hadir pula Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono, Kepala BSSN Hinsa Siburian, Asintel Panglima TNI Mayor Jenderal TNI Andjar Wiratma, Wakil Kepala Badan Intelijen Keamanan Polri, Deputi Bidang Intelijen Dalam Negeri BIN, Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial.
Baca Juga: Polisi Sebut JM Ditembak KKB Papua karena Diduga Sebagai Mata-mata Aparat
Berita Terkait
-
Polisi Sebut JM Ditembak KKB Papua karena Diduga Sebagai Mata-mata Aparat
-
Imbas Corona, PON 2020 Papua Manfaatkan Peralatan Bekas Asian Games 2018
-
KKB Disebut Mau Ganggu PON XX di Papua, Mahfud: Pemerintah Sudah Antisipasi
-
Pos TNI di Mimika Papua Diberondong Peluru Kelompok Bersenjata
-
Merasa Terancam, 6 Terdakwa Kerusuhan di Papua Menolak Dibawa ke Sidang
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya
-
Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam
-
Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret
-
Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi
-
Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!