Suara.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) minta pengusaha untuk tetap waspada dan meningkatkan upaya perlindungan bagi pekerja, bagi pengusaha, maupun masyarakat sekitar terkait Virus Corona. Perusahaan diminta untuk lebih massif dalam sosialisasi dan edukasi tentang penyebab dan media penularan Virus Corona.
Hal itu dikemukakan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah.
"Kita terus mengimbau perusahaaan untuk tetap waspada dan meningkatkan upaya perlindungan pekerja, pengusaha itu sendiri, maupun masyarakat sekitar terkait Virus Corona," katanya, dalam keterangan tertulis Biro Humas Kemnaker, Jakarta, Rabu (11/3/2020).
Adapun langkah-langkah yang direkomendasikan Kemnaker dalam upaya perlindungan terhadap Virus Corona, diantaranya melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap peraturan perundangan di bidang keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
"Perusahaan harus memiliki dan mengimplementasikan sistem manajemen K3, khususnya terkait antisipasi Virus Corona, terutama di lingkungan kerja" kata Ida.
Ia menambahkan, pengusaha maupun pekerja diimbau untuk tetap menjalankan aktifitas kerja dan mengikuti prosedur kesehatan yang telah disosialisasikan pemerintah.
Menurutnya, pemerintah juga mewajibkan pimpinan perusahaan di seluruh Indonesia untuk menyediakan fasilitas jaminan pelindungan tenaga kerja dari pandemik Virus Corona.
Jaminan perlindungan yang dimaksud adalah tersedianya sejumlah fasilitas perlindungan dan antisipasi penyebaran virus, berupa masker, hingga sarana cuci tangan, di setiap perkantoran, pabrik dan tempat kerja di seluruh Indonesia.
"Hal ini dimaksudkan untuk menjaga ketenangan dan kenyamanan para pekerja dalam menjalankan tugasnya," katanya.
Baca Juga: Kemnaker Raih Nilai Sangat Memuaskan dari Lembaga Arsip Nasional
Sebelumnya, Kemnaker telah menerbitkan edaran kepada agar pengusaha meningkatkan perlindungan terhadap tenaga kerjanya.
"Saya mengimbau kepada para pekerja di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan, namun jangan panik," tambah Ida.
Sementara itu, dalam rangka menjaga stabilitas ekonomi, Kemnaker juga menjalankan program antisipasi untuk daerah yang sektor ekonominya terdampak pandemi Covid-19, dalam hal ini daerah-daerah pariwisata.
"Pelatihan dan pengembangan padat karya di daerah pariwisata menjadi salah satu program kerja yang dilakukan untuk memperluas kesempatan kerja di daerah pariwisata," paparnya.
Berita Terkait
-
Disdikpora Kulon Progo Keluarkan Surat Edaran Sekolah Antisipasi Covid-19
-
Waspada Corona Covid-19, Panitia Pernikahan Sediakan Hand Sanitizer
-
Virus Corona Makin Meluas di Australia, Kota Sydney Diusulkan untuk Ditutup
-
Wakil Menteri Kesehatan Inggris Positif Terjangkit Virus Corona
-
Hindari Pakai Cincin dan Jam Tangan, Perhiasan Bisa Sebarkan Covid-19
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Bobby Terima Penghargaan Adinata Syariah, Bukti Sumut Berkontribusi bagi Penguatan Ekonomi Nasional
-
Narendra Modi Tiba di Gedung Parlemen, Siap Berpidato di Hadapan Anggota DPR
-
Gubernur Bobby Nasution akan Bangun SMK Unggulan Pariwisata Berkonsep Boarding School di Samosir
-
Urus Izin KLB Kini Ditargetkan Selesai 15 Hari
-
KPK Sita Land Cruiser Diduga Barang Suap Bupati Kuansing, Pelat Sudah Diganti
-
Mau Masuk Ancol Gratis? Ini Jadwal dan Cara Mendapatkan Tiketnya
-
Disorot Kamera, Gibran Terlibat Obrolan Serius dengan Pimpinan Parlemen Jelang Kedatangan Modi
-
Viral Lokasi Kopdes Merah Putih Tak Strategis, Menkop Ferry Juliantono Janji Evaluasi
-
Prabowo-Gibran Bersiap Sambut Narendra Modi di Gedung Parlemen
-
Guru Besar UGM: Refocusing MBG Tak Cukup Pangkas Penerima, Desain Program Harus Dirombak