Suara.com - Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara belum memulangkan dua pasien yang sebelumnya telah dinyatakan negatif virus corona atau Covid-19. Pasien dengan nomor kasus 03 dan 10 itu belum dipulangkan lantaran masih menunggu hasil laboratorium uji swab tenggorokan kedua setelah dinyatakan negatif Covid-19.
Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso dr. Mohammad Syahril menyampaikan bahwa hingga kekinian pihaknya masih menunggu hasil uji swab tenggorokan dari Litbang Kesehatan.
"Tadi rencana mau kita pulangkan hari ini, ternyata sampai hari ini labnya belum selesai, dan kami belom mendapat kan hasil," kata Syahril di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Kamis (12/3/2020).
Syahril menuturkan, berdasarkan standar operasional prosedur atau SOP pasien Covid-19 baru boleh dipulangkan setelah memperoleh hasil uji lab negatif sebanyak dua kali. Meskipun, Syahril menyampaikan bahwa secara umum kondisi klinis pasien kasus 03 dan 10 kekinian telah membaik.
"Sehingga kita sebgaimana SOP yang ada negatif kan harus dua kali. Jadi kami menunggu dulu sampai ada hasil negatif. Tetapi kondisi pasiennya alhamdullilah semua baik sama seperti kemarin stabil," katanya.
Sebelumnya, dua pasien RSPI Sulianti Saroso dinyatakan negatif virus corona atau Covid-19. Dua pasien dengan kode kasus/ pasien 03 dan 10 (sebelumnya disebut dan 06) itu sempat berstatus positif Covid-19.
Syahril menyampaikan kedua pasien tersebut merupakan warga negara Indonesia dan warga negara asing dengan jenis kelamin laki-laki dan perempuan.
"Pasien nomor 03 alhamdulillah sudah negatif, pasien nomor 06 juga," kata Syahril saat jumpa pers di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Rabu (11/3/2020) kemarin.
Baca Juga: Jawa Tengah Awasi 38 Pasien, 6 Orang Diduga Kuat Terinfeksi Virus Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik
-
Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan
-
Guntur Romli Sebut Safari Politik Jokowi Demi Gibran di 2029
-
3 Peserta Latsarmil Meninggal, KSP Dudung: Belum Ada Kelalaian, Mungkin Faktor Penyakit
-
Refocusing MBG Prioritaskan Kelompok Rentan, Ribuan Dapur Terancam Mubazir
-
Cerita di Balik Longsor Petamburan: Delapan Hari Sebelum Ambrol, Warga Sudah Rasakan Tanda Bahaya
-
Golkar Santai Lihat Jokowi Safari Politik Bareng PSI ke Lampung: Beliau Orang Merdeka
-
Polisi Bongkar Bisnis Ilegal Airgun di Tanjung Priok, Pria 28 Tahun Ditangkap
-
Aplikasi Hot 51 Dibongkar, Isinya Judi Online dan Live Streaming Pornografi
-
TransJakarta Hapus Dua Rute Sekaligus, 25 Armada Dialihkan demi Persingkat Waktu Tunggu