Rojas juga mengungkapkan bahwa saat ini tidak ada 'kepemimpinan' sama sekali untuk menghadapi potensi virus corona di penjara federal.
"Satu orang narapidana saja kena virus, itu akan menginfeksi semua orang, staf, dan narapidana lainnya, karena itu ada di ruang terbatas." imbuh Rojas.
Seorang sumber dari Departemen Pemasyarakatan California mengatakan bahwa mereka bekerja sama dengan eksekutif layanan kesehatan, perawat kesehatan masyarakat, eksekutif operasi tahanan dan penjara, ahli keselamatan kerja, dan perencana departemen yang bertanggung jawab atas kelangsungan perkara ini.
Selain melakukan screening dan pemeriksan kesehatan kepada para narapidana, perwakilan tersebut juga mengatakan bahwa mereka melakukan hal yang sama terhadap para pengunjung penjara.
"Kunjungan adalah salah satu layanan paling penting yang kami sediakan untuk orang-orang yang dipenjara dan orang-orang yang mereka cintai. Saat ini, kami tidak berniat untuk menutup kunjungan, termasuk kunjungan keluarga yang bermalam. Namun, kami meminta jika seseorangmerasa demam, batuk, atau kesulitan bernapas, untuk tidak memasuki lembaga CDCR sampai mereka tidak lagi menunjukkan gejala."
Sementara itu, di Italia, enam narapidana dinyatakan meninggal dan 50 orang melarikan diri setelah kerusuhan meledak di enam penjara.
ABC News melaporkan bahwa narapidana membakar kasur mereka, menyandera petugas, dan mencuri kunci mereka.
Di Milan, para tahanan terlihat berdiri di atap penjara setelah pengawas membatasi akses pengunjung dan membuat penjara terkunci.
Rojas juga mengatakan bahwa kerusuhan di penjara federal adalah 'bentuk keprihatinan yang sah' yang harus diwaspadai oleh para pemimpin.
Baca Juga: Pengunjung Ini Malah Nantangin Balik Petugas Saat Pemeriksaan Suhu
Berita Terkait
-
Jelang Salat Jumat, Anies Minta Pengurus Masjid Sediakan Sabun Cuci Tangan
-
Cegah Corona, Menag Minta Jemaah Tak Cipika-cipiki dan Jabat Tangan
-
Kenapa Indonesia Masih Juga 'Tertutup' Soal Corona? Negara Lain Transparan
-
Covid-19 Di Mata Dokter: Kepanikan Lebih Berbahaya dari Virus Itu Sendiri
-
Jelang Lawan Persipura, Begini Cara Panpel Persebaya Tangkal Virus Corona
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat
-
Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa
-
Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak
-
PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar
-
Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara
-
Mahfud MD Tantang Prabowo Buka-bukaan: Siapa yang Bayar Demo Mahasiswa?
-
Siapa John Lennon 07? Sosok di Balik Kode Rahasia Suap Tambang Ketua Ombudsman