Dia mengatakan, vaksin dosis rendah yang diharapkan dikembangkan oleh perusahaan dapat membuatnya cocok untuk produksi massal di dalam fasilitas CureVac yang ada.
Dalam sebuah pernyataan awal Maret lalu, mantan CEO CureVac yang keluar, Daniel Menichella, telah diundang ke Gedung Putih untuk bertemu dengan Trump. Dia mengaku membahas strategi dan peluang untuk produksi vaksin Covid-19.
"Kami sangat yakin bahwa kami akan dapat mengembangkan kandidat vaksin yang kuat dalam beberapa bulan," kata Menichella dalam sebuah pernyataan.
Karl Lauterbach, seorang politisi senior Jerman dan profesor ekonomi kesehatan dan epidemiologi, membuat cuitan menanggapi situasi tersebut.
“Penjualan eksklusif vaksin yang mungkin ke AS harus dicegah dengan segala cara. Kapitalisme memiliki batas,” tulisnya.
Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.
Berita Terkait
-
Tok! Pemerintah Indonesia Tambah Rumah Sakit Rujukan Corona Covid-19
-
Sebut Corona Covid-19 Sebagai Virus China, Donald Trump Disemprot Netizen
-
Vaksin Virus Corona Ditemukan! Sudah Disuntikkan ke 45 Orang
-
Ilmuwan Rekomendasikan 4 Senjata Ini untuk Perangi Perubahan Iklim
-
Cek Fakta: Trump Umumkan Vaksin Virus Corona dari Roche Medical Company?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai