Suara.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD sempat mengungkapkan ada permintaan dari Bupati Merauke Frederikus Gebze untuk menunda penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di daerahnya.
Mahfud menegaskan tidak akan ada penundaan penyelenggaraan Pilkada 2020 di Merauke. Pernyataan Mahfud disampaikan usai dirinya menjalani rapat bersama enam institusi penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 melalui teleconference, Rabu (18/3/2020).
Dalam rapat itu sudah disepakati bahwa Pilkada 2020 akan tetap dilaksanakan pada September 2020.
"Saya pimpin rapat yang kesimpulannya tidak ada perubahan tahapan dan jadwal Pilkada," kata Mahfud.
Mahfud juga menyampaikan ucapan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman bahwasanya yang berubah dari persiapan Pilkada 2020 ialah cara kerjanya. Hal itu dilakukan lantaran adanya wabah virus Corona (Covid-19).
Perubahan cara kerja itu yakni dengan mengurangi kegiatan yang melibatkan orang banyak. Semisal, pelantikan petugas pemungutan suara yang biasanya dilakukan di kantor kabupaten atau walikota, kini cukup dilakukan di tingkat kecamatan dan dilakukan secara bertahap.
Lalu Mahfud juga sempat menyebut adanya permintaan dari Bupati Merauke untuk menunda pelaksanaan Pilkada 2020. Ia tidak menjelaskan alasan pengajuan permintaan tersebut.
Mantan Ketua MK menyebut penyelenggaraan Pilkada di Merauke tetap akan berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Pernyataan Mahfud itu berdasarkan hasil peninjauan dari segala pihak penyelenggara Pilkada, seperti dari TNI, Polri, KPU dan Bawaslu.
"Ternyata tidak ada alasan untuk menunda sehingga di Merauke pun Pemilukada akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal dan bersama yang lain-lain," pungkasnya.
Baca Juga: Ribuan Umat Muslim Hadiri Ijtima Dunia di Gowa, Abaikan Peringatan Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Revisi UU Polri, Menkum Sebut Aturan Penempatan Personel di Kementerian Akan Dimatangkan
-
Menkum Supratman Sebut Revisi UU Pemilu Belum Urgen Dibahas: Masih Bisa Pakai yang Lama
-
Vladimir Putin Sebut Hubungan Rusia-China Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Uni Eropa dan AS Capai Kesepakatan Sementara Aturan Tarif Datang
-
Dasco Sebut Pujian Prabowo untuk Megawati dan PDIP Keluar dari Lubuk Hati yang Paling Dalam
-
Militer Myanmar Klaim Rebut Kembali Kota Perbatasan Strategis Dekat Thailand
-
Horor Live Streaming Penembakan Masjid San Diego, Pelaku Diduga Saling Tembak di Dalam BMW
-
Kisah Kegagalan Netanyahu Jadikan Mahmoud Ahmadinejad Penguasa Iran
-
Pemkot Tangsel Matangkan Sistem SPMB 2026, Daftar Anak Sekolah Lebih Mudah dan Transparan
-
China dan Rusia Buka Rute Dagang Baru Lewat Kutub Utara, Apa Efeknya di Selat Malaka dan Indonesia?