Suara.com - Warganet Twitter digemparkan oleh video seorang pedagang yang menadah air hujan untuk dijadikan kuah dagangannya.
Hujan memang menjadi berkah untuk kehidupan makhluk bumi. Itu pula yang mungkin disadari oleh pedagang makanan kaki lima ini.
Dengan memanfaatkan air hujan yang mengalir di atap gerobag dorongnya, penjual tersebut lalu menyiapkan botol dan menadahkannya tepat di ujung aliran.
Ia menunggu tersebut memenuhi botolnya selama beberapa saat. Ketika air sudah dirasa cukup, si pedagang lalu menuangkan air tersebut ke dalam panci rebus di gerobagnya.
Tidak diketahui makanan apa yang dijual oleh pedagang ini.
Video yang diunggah oleh akun Twitter @Lady_StayClassy ini pun menyisakan tanda tanya di benak para warganet mengenai kuah apa yang sedang dibuat si pedagang menggunakan air hujan tersebut.
"Wahh... enak nih kelihatannya... Makanan apa ini? Bakso??.. Harusnya warga +62 kebal terhadap Corona. Secara udah terlatih dari kecil untuk masukin segala macam 'virus' ke perut. Selamat makan siang semuanya." tulis si pengunggah video pada Selasa (17/3/2020).
Video yang telah ditonton lebih dari satu juta kali ini pun mendapat banyak respon dari warganet.
Ada yang beranggapan bahwa air tersebut digunakan untuk merebus air kukusan siomay, seperti yang ditulis oleh warganet @azidakh, "Hoki itu siomay, air hujannya buat kukusan."
Baca Juga: Corona Mewabah, Adisutjipto Belum Tutup Jalur Penerbangan Internasional
Tak jarang juga warganet yang membela si pedagang tersebut, "Sah dan tidak apa-apa. Air hujan bersih kok. Yang jadi masalah itu kalau pakai air kobokan atau comberan. Kasihan mamang jualan itu pasti jualannya gak laku lagi. Rakyat kecil gini banget nasibnya," bela @OpisisiRasional.
@alvinnihh menambahkan, "segar, langsung dari sumbernya".
Namun, ada pula warganet juga menyayangkan tindakan yang dilakukan pedagang makanan tersebut.
"Air hujan itu bersih dan suci kalau ditampung langsung dari langit dengan alat penampung yang bersih. Tapi lihat yang dilakukan pedagang itu, dia menampung air hujan yang jatuh dari atap atau terpal gerobaknya yang belum tentu bersih," tulis @AdiezAlfathir.
Berita Terkait
-
Viral Jalan di Jakarta Mau Disemprot Disinfektan Berbahaya, Polisi: Hoaks!
-
Bule Protes Larangan Menstruasi di Pura, Netizen: Gak Pernah Ketempelan
-
Bantah Corona, KCI Sebut Pria Bermasker Kejang-kejang karena Telat Makan
-
Kocak Namun Bikin Prihatin, Preventif COVID-19 Pakai Kantong Plastik
-
Angka Kematian Covid-19 Tertinggi di Dunia, Tagar Indonesia Lockdown Viral
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Gelar Demo di Patung Kuda Kritisi Soal Pendidikan
-
Soal Video Amien Rais yang Singgung Teddy Hilang di YouTube, Ketum Partai Ummat: Tanya Pemerintah
-
Amien Rais Santai Bakal Dipolisikan, Ketum Partai Ummat: Hukum Jangan Jadi Alat Pukul Politik!