Suara.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) membuka rekrutmen relawan bagi dokter spesialis dan umum untuk berpartisipasi melawan virus corona Covid-19. Pasalnya, penyebaran virus corona di Tanah Air semakin meresahkan.
Pengumuman rekrutmen tersebut disampaikan dalam akun resmi Pengurus Besar IDI di Twitter @pdidi. IDI memanggil para dokter umum dan spesialis untuk berperan serta melawan penyebaran virus corona.
"Bersama IDI melawan corona. Jadilah bagian dari penanggulangan bencana Covid-19," tulisnya seperti dikutip Suara.com, Jumat (20/3/2020).
Dalam cuitan tersebut, IDI juga mengunggah surat resmi pengumuman rekrutmen relawan dokter. Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum Pengurus Besar IDI Daeng M Faqih.
Dalam surat tersebut tertulis IDI membutuhkan relawan tenaga medis meliputi dokter spesialis paru, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis anastesi, dokter spesialis anak dan dokter umum.
Bagi para dokter yang merasa terpanggil menjadi relawan, diharapkan dapat memenuhi persyaratan yang dibutuhkan.
Para calon relawan dokter diminta untuk melampirkan Surat Tanda Registrasi, Surat Izin Praktik dan identitas berupa KTP, melampirkan surat keterangan sehat dari dokter, memiliki BPJS Kesehatan, melampirkan surat keterangan atau izin dari keluarga atau pimpinan dan bersedia ditempatkan dimanapun untuk merespon Covid-19.
Persyaratan tersebut dapat diunggah melalui https://bit.do/relawancovid19
Update data pasien corona di Indonesia per Jumat (20/3/2020) tercatat sudah ada 369 orang positif terinfeksi corona.
Baca Juga: Cegah Penyebaran Corona, Pemerintah Akan Bagi-bagi Obat ke Warga
Ada penambahan 60 pasien positif corona pada Jumat hari ini, sebelumnya per Kamis (19/3/2020) jumlah pasien ada 309 orang.
Penambahan jumlah kasus paling banyak berada di DKI Jakarta sebanyak 32 kasus (total 215), tujuh kasus di Kalimantan Timur (total 10), enam kasus di Jawa Timur (total 15), tiga kasus di Bali, masing-masing penambahan dua kasus di Banten dan Kalimantan Tengah, dan masing-masing satu kasus di Jawa Barat dan Kepulauan Riau.
Berita Terkait
-
Update Virus Corona Jumat: Angka Tewas Pasien Positif Tembus 32 Orang
-
Terus Bertambah, Positif Covid-19 Jadi 369 Orang dan 32 Meninggal Dunia
-
Masalah Salat Jamaah Kala Corona, Pengasuh Rumaysho Sarankan Hal Ini
-
Pasien Positif Corona di Jawa Barat Jadi 41 Orang, 7 Meninggal
-
Jabar Siaga Corona, ASN Pemkot Blitar Malah Studi Banding ke Bandung Barat
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?