Suara.com - Sejumlah pejabat di Indonesia kembali dinyatakan positif terinfeksi virus Corona COVID-19. Kasus positif corona ini ditemukan pada dua Komisioner Ombudsman RI, yakni Lely Soebekti dan Ninik Rahayu.
Keduanya dinyatakan positif corona setelah menjalani tes virus Covid-19 di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Gatot Subroto, Jakarta Pusat, pada Kamis (19/3/2020) lalu.
Ninik yang dikonfirmasi awak media, hanya meminta doa dan dukungan setelah dirinya dinyatakan positif terjangkit.
"Terimakasih support dan doanya, saya persiapan menjalani karantina," kata Ninik dihubungi wartawan, Selasa (24/3/2020) malam.
Ninik mengaku akan menjalani masa karatina selama 14 hari di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta yang kini dialihfungsikan menjadi Rumah Sakit Darurat penanganan Corona.
"Karantina di Wisma Atlet untuk 14 hari, semoga kawan-kawan semua sehat. Amin," ucap Ninik.
Terpisah, Komisioner Ombudsman RI Laode Ida mengakui jika dua rekan kerjanya akan dikarantina setelah dinyatakan tertular virus corona.
"Hasil test memastikan keduanya (Ninik dan Laode) mesti isolasi diri dulu," kata Laode.
Menurut Laode, kondisi Lely dan Ninik kini sehat. Dia pun menyebutkan kedua komisioner ORI itu terjangkit virus corona tanpa mengalami gejala sakit.
Baca Juga: Malaysia Tak Percaya Rapid Test Bisa Deteksi Virus Corona
"Padahal kondisinya baik-baik saja," kata Laode.
Berita Terkait
-
Myanmar Konfirmasi Kasus Infeksi Corona Covid-19 Perdana di Negaranya
-
Rapid Test Corona Diutamakan untuk Tenaga Medis dan Kontak Dekat Pasien
-
Rabu Besok, Bogor Gelar Rapid Test Virus Corona di 4 Rumah Sakit Ini
-
Malaysia Tak Percaya Rapid Test Bisa Deteksi Virus Corona
-
Pasien Positif Corona Asal Kabupaten Bogor Dirujuk ke Wisma Atlet
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra