Dany Garjito | Fita Nofiana
Kamis, 26 Maret 2020 | 11:39 WIB
Foto Jokowi dan Iriana Melayat (facebook)

Suara.com - Beredar sebuah foto Presiden Joko Widodo yang berada di depan jenazah dengan kerumunan di belakangnya. Foto itu diunggah oleh seorang pengguna Facebook pada Rabu (25/3/2020), tepat saat ibu Jokowi meninggal dunia.

Pada unggahan di Facebooknya, pemilik akun tersebut menulis ucapan duka yang juga dilampiri surat edaran kepolisian tentang penanganan Covid-19.

"Saya ikut berduka ya pak, namun ada pertanyaan yang janggal terkait kerumunan orang: Apa maklumah Kapolri berlaku juga atau tidak untuk keluarga penyelanggara negara? Apa ada pengecualian bagi penyelenggara negara?" tulis pengguna Facebook.

Status Facebook (facebook)

Penjelasan

Berdasarkan hasil penelusuran Suara.com Kamis (26/3/2020), menyatakan bahwa foto tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Setelah ditelusuri, foto Jokowi dan keluarga yang berada di depan jenazah bukanlah jenazah Sujiatmi Notomihatjo. 

Foto tersebut diambil saat Jokowi melayat ke rumah duka Ketua Umum Seknas Jokowi, M Yamin pada 23 Maret 2019. 

IDNTimes juga menggunakan foto tersebut pada cover beritanya yang berjudul: Kabar Duka di Balik Kemeriahan Deklarasi Jokowi di Yogyakarta. Berita IDNTimes terbit pada Sabtu (23/3/2019) yang menyatakan, bahwa salah satu relawan TKN Jokowi meninggal dunia.

Saat itu Jokowi masih menjadi calon presiden di periode ke-2. Ia pergi takziah sebelum menghadiri deklarasi dukungan dari alumni perguruan tinggi dan SMA Jogja pada Sabtu (23/3/2019).

Berita IDNTimes (screenshoot)

Pada foto tersebut juga terlihat kaos putih yang dikenakan Iriana Jokowi bertuliskan, "Alumni Jogja". 

Telah dilaporkan sebagai berita tidak benar, pengguna Facebook yang bersangkutan juga telah mengedit caption pada foto di Facebooknya tersebut.

"Foto sekadar pemanis tulisan untuk ilustrasi kemungkinan yang terjadi," tulis pengguna Facebook tersebut.

Status Facebook yang sudah diganti (facebook)

Kesimpulan

Informasi mengenai foto Jokowi yang berada di depan jenazah dan mengundang kerumunan adalah salah. Informasi tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

Read more...