- Hizbullah menembakkan roket ke Israel, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan, yang dibalas Israel dengan serangan udara ke Lebanon.
- Israel menyerang infrastruktur Hizbullah di Lebanon, termasuk Dahieh, Beirut, dan diklaim berhasil menewaskan anggota kelompok tersebut.
- IRGC Iran mengancam terus menyerang pangkalan AS dan Israel sampai kedua pihak menyerah total atas konflik regional ini.
Suara.com - Ketegangan di perbatasan utara Israel kembali memanas setelah kelompok bersenjata Hizbullah menembakkan rentetan roket ke wilayah Israel.
Laporan dari media Israel, Channel 14 menyebut akibat serangan roket Hizbullah, satu orang jadi korban dan sejumlah bangunan porak poranda.
Mendapat serangan roket dari arah utara, militer Israel langsung melancarkan serangan udara ke sejumlah target di Lebanon.
Operasi tersebut menyasar infrastruktur yang disebut terkait dengan Hizbullah, termasuk di kawasan Dahieh, Beirut.
Media Israel mengklaim militer mereka berhasil menewaskan sejumlah anggota Hizbollah.
Sementara itu media lokal Lebanon menyebut beberapa lokasi yang diduga menjadi basis kelompok bersenjata ikut menjadi sasaran.
Hizbullah sendiri segera mengklaim bertanggung jawab atas serangan roket tersebut.
Kelompok itu menyatakan aksi tersebut merupakan bagian dari operasi militer yang mereka sebut “Daun yang Dimakan” yang ditujukan terhadap Israel.
Militer Israel menegaskan serangan balasan akan terus berlanjut.
Baca Juga: Spanyol Tarik Permanen Dubes dari Israel, Ketegangan Diplomatik Makin Memanas
Dalam pernyataan resminya, juru bicara IDF mengatakan operasi militer sedang berlangsung terhadap infrastruktur Hizbullah.
“IDF saat ini memulai gelombang serangan luas terhadap infrastruktur organisasi teror Hizbullah di Dahieh, Beirut,” kata pernyataan militer Israel. “Upaya intersepsi masih berlangsung setiap saat.”
“IDF akan terus bertindak dengan kekuatan penuh terhadap mereka yang tergabung dengan organisasi Hizbullah yang di bawah perlindungan Iran.”
Pihak militer Israel juga mengeluarkan peringatan kepada warga sipil di wilayah tersebut.
Mereka diminta segera meninggalkan area yang berada dekat dengan fasilitas militer Hizbullah.
“Untuk keselamatan Anda, kami mendesak warga segera mengungsi,” bunyi peringatan militer.
Berita Terkait
-
Spanyol Tarik Permanen Dubes dari Israel, Ketegangan Diplomatik Makin Memanas
-
Garda Revolusi Iran: Hai Musuh-musuh Kami, Menyerah atau Hancur Lebur!
-
Detik-detik Rudal Iran Hantam Israel: 5 Jam Hening, Sirene Berbunyi, Duaarrr!
-
Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
-
Dirumorkan Tewas Dibom Iran, Benjamin Netanyahu Terakhir Terlihat di Lokasi Ini
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Spanyol Tarik Permanen Dubes dari Israel, Ketegangan Diplomatik Makin Memanas
-
Garda Revolusi Iran: Hai Musuh-musuh Kami, Menyerah atau Hancur Lebur!
-
Detik-detik Rudal Iran Hantam Israel: 5 Jam Hening, Sirene Berbunyi, Duaarrr!
-
Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
-
Memahami Status Siaga 1 TNI: Ancaman Global, Kritik Pengamat, dan Apa Dampaknya bagi Publik?
-
Sekolah Rakyat Permanen di Sigi dan Lombok Tengah Diminta Gus Ipul Segera Dipercepat
-
Perkuat Pendidikan, Wamensos Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat Maybrat
-
Anies Ingatkan Indonesia Tak Boleh Bungkam di Tengah Ketidakadilan Global: Ada Kontrak dengan Dunia
-
Dipanggil KPK Saat Praperadilan, Kubu Yaqut Cium Indikasi Intervensi: Ini Sangat Aneh
-
Menhaj Tegaskan Persiapan Haji 2026 Tetap On Schedule di Tengah Situasi Timur Tengah